Mei 2025 lalu, Heri, mahasiswa salah satu universitas di Pekanbaru menghadiri acara kumpul bareng teman dan makan bersama. Ini dalam rangka silaturahmi antarsesama mahasiswa satu kelasnya.
Mei 2025 lalu, Heri, mahasiswa salah satu universitas di Pekanbaru menghadiri acara kumpul bareng teman dan makan bersama. Ini dalam rangka silaturahmi antarsesama mahasiswa satu kelasnya.
Dengan penuh semangat, Heri berangkat dari kosnya menuju lokasi. Sesampainya di tempat acara tersebut, ia sangat senang, karena akan dapat makan gratis.
Tiba-tiba ia mencium bau buah durian.
”Alamaaaak….!!! Bau buah durian,” teriaknya.
Heri memang sangat phobia terhadap buah durian karena baunya tersebut secara reflek langsung panik berlebih dan tidak bisa fokus. Ia langsung meninggalkan acara.
”Alamaaak…!!! Gara-gara bau buah durian, saya gak jadi dapat makan gratis,” katanya kesal.
Keesokan harinya, ia pun menceritakan alasannya tidak ikut acara tersebut saat ditanya temannya.
”Dulu saya masih bisa menahan bau durian yang tidak terlalu menyengat, tapi sekarang sedikit saja saya mencium bau durian, badan saya secara reflek langsung panik berlebih dan tidak bisa fokus melakukan apapun dan saya perlu waktu sedikit lama untuk menenangkan diri seperti semula,” katanya.(dof)
Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…
Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…
RS Awal Bros Pekanbaru dan Batam berhasil mempertahankan akreditasi internasional JCI untuk keempat kalinya, bertepatan…
Polres Inhu menangkap empat tersangka pengedar narkoba, termasuk oknum ASN. Polisi menyita sabu 12,94 gram,…
Kasus malaria meningkat di sejumlah wilayah Rohil. Komisi D DPRD Rohil akan memanggil Diskes untuk…
Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru baru 60 persen dan mangkrak berbulan-bulan. Wali Kota Agung Nugroho mengancam…