PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Siang itu, Joni sedikit emosi karena banyak lalat di rumahnya. Makanan yang telah dihidangkannya pun dikerubuti lalat.
Joni pun ingin balas dendam dengan cara menjebak lalat tersebut dengan lem yang dioleskan di atas beberapa kertas.
Namun, jebakan tersebut tidak diketahui oleh istrinya.
Selanjutnya, kertas tersebut diletakkan di tempat-tempat yang diduga menjadi tempat favorit lalat singgah. Di antaranya di meja, lantai dapur dan lainnya.
Saat istrinya ingin ke dapur, tiba-tiba saja terdengar suara teriakan keras.
Mendengar istrinya menjerit, Joni berlari menuju arah sumber suara.
Ternyata kaki istrinya menginjak lem lalat yang dioleskan di atas kertas oleh suaminya Joni.
”Alamaaaak….!”
Joni kaget melihat kaki istrinya sudah menempel di jebakan lem lalat yang ia letakkan di lantai.
”Abang! Besok lagi kalau mau pasang jebakan lalat, bilang-bilang lah!” kata istrinya sambil meringis saat berusaha melepaskan kakinya dari jebakan.
Joni pun hanya bisa tersenyum dan langsung membantu istrinya.(dof)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…