ilustrasi : rahmad/adri
RIAUPOS.CO – Harga cabai merah makin ”pedas’’. Cabai merah dari Bukittinggi kini dijual Rp150 ribu per kilogram (kg).
Padahal, sehari sebelumnya telah naik dari
Rp100 ribu menjadi Rp120 ribu per kg hingga membuat ibu rumah tangga pusing bukan kepalang.
Termasuk sejumlah ibu rumah tangga di Kepulauan Meranti. Mereka malah melampiaskan amarah atas kenaikan harga cabai ke mana-mana.
Seperti yang di sampaikam oleh Lili, warga Kecamatan Tebingtinggi pada, Kamis (14/3) siang. Ia mengunggah kekesalan itu juga di dinding Facebook pribadinya.
Namun meme yang diunggah cukup mengundang gelak tawa.
”Harga cabe lagi mahal. Jadi kalau lagi makan ada cabe nyelip di gigi, jangan dibersihin. Lumayan buat dipamerin kalau habis makan makanan mahal,” ujarnya. Alamaaaakkk….!!!(wir)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…