pemkab-siak-kejar-target-pembangunan-infrastruktur
PEMERINTAH Kabupaten Siak melakukan konsultasi ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas di Jakarta, Selasa (21/6), terkait percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Siak.
Konsultasi tersebut sekaligus menggalang dukungan pemerintah pusat, untuk meningkatkan persentase perkembangan infrastruktur, agar mencapai target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Demikian dikatakan Bupati Siak Alfedri didampingi Kepala Bappeda Wan Yunus, dan Kepala Dinas PU Tarukim Irving Kahar, diterima oleh Koordinator Jawa I Bappenas Rinella Tambunan, yang mewakili Direktur Regional I di Kantor Bappenas Gedung Wisma Bakrie 2 Jakarta.
Bupati Siak Alfedri menjelaskan perkembangan infrastruktur di Kabupaten Siak pada beberapa bidang yang dirasakan masih berada di bawah target dan persentase yang ditetapkan pemerintah pusat.
Untuk itu, Bupati meminta dukungan anggaran dari pusat, karena untuk mencapai target persentase dibutuhkan anggaran yang cukup besar.
‘’Untuk akses jalan pada saat ini masih berada pada angka 49,61 persen, akses air minum masih berada pada angka 79,42 persen, akses sanitasi layak masih berada pada angka 9,49 persen serta rasio irigasi tertangani mencapai 54,21 persen,’’ terang Alfedri.
Oleh karena itu kata Alfedri, beberapa progres pembangunan di Kabupaten Siak diharapkan bisa dibiayai dari dana alokasi khusus (DAK).(ifr)
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…