Ilustrasi (Dok Riau Pos)
SIAK (RIAUPOS.CO) – Kampung Dayun di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, terus menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan konsep wisata berkelanjutan. Beragam destinasi wisata yang ada semakin disempurnakan, bukan hanya dari segi fasilitas, tetapi juga pelayanan kepada pengunjung.
Salah satu kebanggaan utama adalah pengelolaan Taman Nasional Zamrud, yang kini menjadi destinasi unggulan dengan kualitas bertaraf internasional. Kawasan ini bukan hanya tempat wisata, tetapi juga pusat riset dan edukasi yang menekankan pentingnya keberlanjutan lingkungan.
Dewan Kepariwisataan Berkelanjutan Indonesia Kemenparekraf melalui Indonesian Sustainable Tourism Council (ISTC) melakukan asesmen dan verifikasi lapangan di Dayun. Penghulu Kampung Dayun, Nasya Nugrik, menegaskan bahwa sertifikasi wisata berkelanjutan bukan semata-mata soal mendapatkan pengakuan, melainkan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan secara menyeluruh.
“Kami memiliki ekowisata rawa gambut terluas di dunia, dengan kekayaan hayati seperti arwana merah, kayu ulin, pulai, meranti, dan sialang. Saat ini kami tengah menunggu regulasi untuk menjadikannya kawasan wisata umum,” ujar Nasya.
Selain destinasi alam, Kampung Dayun juga memiliki produk unggulan berupa semangka Dayun dan turunannya. Produk ini bahkan sedang dalam proses mendapatkan pengakuan HAKI. Menariknya, keberadaan semangka Dayun juga terbukti mampu mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Asesmen ISTC turut melibatkan Pokdarwis, Penghulu, Bapekam, serta pemerintah kecamatan dan kabupaten, yang menyaksikan langsung komitmen Dayun dalam mengembangkan wisata edukasi berbasis keberlanjutan.(mng)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.