Categories: Siak

Terpeleset saat Swafoto di Tepi Sungai Siak, Siswa SMP Tewas

SIAK (RIAUPOS.CO) – Sungai Siak kembali memakan korban. Baru 10 hari lalu, atau tepatnya 20 Mei 2022 dua siswa SMA tewas tenggelam ketika berenang di Sungai Jantan Siak, selanjutnya Rabu (1/6) giliran siswa SMP yang menjadi korban.

Jika sebelumnya korban tewas karena aktivitas berenang, kali ini korban yang tewas menikmati libur bersama dua temannya sambil berswafoto di tepi Sungai Siak. Salma (13) siswa kelas VIII di salah satu SMP di Bungaraya tersebut terpeleset.

Salma dan dua temannya berswafoto di dermaga Kampung Dayang Suri, atau 5 kilometer dari rumah orang tuanya di Dusun Medanbaru, Kampung Jatibaru. Saat itu, Salma membelakangi sungai sehingga tanpa sadar dia sudah berada di ujung dermaga dan tak bisa mengendalikan tubuhnya.

Seorang warga yang ikut melakukan evakuasi jasad korban, Junaidi (34), bercerita korban bersama dua temannya tiba di dermaga penyeberangan sekitar pukul 15.00 WIB. Tiba-tiba dermaga menjadi heboh atas teriakan histeris dua teman korban.

Karena dermaga itu juga tidak jauh dari sawah dan kebun warga, pencarian terhadap korban yang langsung menghilang dilakukan, namun korban keburu menghilang. Hanya hitungan menit, pelabuhan penyeberangan itu sudah ramai oleh warga.

Ada yang membantu melakukan pencarian, namun lebih banyak hanya menonton. Berselang tiga jam dilakukan pencarian, sekitar pukul 18.00 WIB, berjarak sekitar 100 meter dari pelabuhan, jatuhnya korban, warga menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia.

"Jasad korban kami temukan di tepi sungai. Baju dan celananya tersangkut mata pancing warga yang ikut membantu melakukan pencarian menggunakan kail," jelasnya.

Salma warga Jatibaru, putri dari Sucipto yang sehari-hari sebagai petani dan mengisi waktu luangnya menjadi tukang sol sepatu keliling. Cipto tak mampu berbicara banyak. Cipto tak bisa berkata kata lagi, melihat jasad putrinya ditemukan tewas. Terlihat matanya memerah menahan sedih dan kepiluan.

Penghulu Jatibaru Ahmad Jainuri mengatakan, dia  bersama warga langsung menyelenggarakan penguburan jenazah korban. Atas apa yang terjadi, diimbaunya agar para orang tua untuk terus mengingatkan buah hatinya berhati-hati saat bermain.

Hindari tempat tempat yang membahayakan dan dapat merenggut nyawa. "Kami turun berduka, semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semuanya," ucap Ahmad Jainuri.(mng)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat, Jabatan Strategis di Pemko Pekanbaru Bergeser

Sebanyak 42 pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru dilantik. Wakil Wali Kota Markarius Anwar meminta seluruh…

17 jam ago

Kesaksian Korban Selamat Ambulans Maut, Tak Sangka Telepon Itu Jadi Pesan Terakhir

Korban selamat ambulans maut di Tol Pekanbaru-Dumai menceritakan detik-detik kecelakaan dan pesan terakhir putrinya kepada…

22 jam ago

Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi

Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026. Sementara Pertalite dan…

22 jam ago

Milad Inhil ke-61, Lebih dari 100 Petani Unjuk Ketangkasan Menyolak Kelapa

Lomba menyolak kelapa meriahkan Milad ke-61 Inhil. Lebih dari 100 petani unjuk ketangkasan sekaligus melestarikan…

1 hari ago

Kondisi Kesehatan Belum Stabil, 6 Jemaah Haji Riau Jalani Perawatan di Rumah Sakit Batam

Enam jemaah haji asal Riau masih dirawat di Batam usai pulang dari Tanah Suci dan…

1 hari ago

Oknum Kadus, ASN dan 3 Warga Bengkalis Diamankan Polisi, Pengembangan Hasil Tes Urine

Lima terduga penyalahguna narkotika, termasuk oknum Kadus dan ASN Satpol PP Bengkalis, diamankan setelah hasil…

2 hari ago