Mobil milik pelaku pencuri ternak yang dibakar massa di Desa Pasir Utama Kecamatan Rambah Hilir diamankan di Mapolsek Rambah Hilir, Senin (30/12/2024). (Humas Polres Rohul untuk Riau Pos)
RIAUPOS.CO – Dua orang warga yang diduga mencuri ternak sapi diamankan ratusan masyarakat Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Ahad (29/12) sekitar pukul 17.10 WIB.
Insiden itu sempat memicu emosi ratusan massa, terlebih akhir-akhir ini maraknya aksi pencurian ternak sapi milik mereka hingga berujung pada pembakaran mobil milik salah satu terduga pelaku.
Dua terduga pelaku pencurian SW (45) seorang pedagang sapi dan FB (25) seorang petani. Diketahui kedua pelaku berasal dari Desa Pasir Utama yang kini diamankan pihak kepolisian bersama barang bukti berupa dua ekor sapi yang diduga hasil pencurian.
Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono SIK MH melalui Kapolsek Rambah Hilir Ipda Jonnes SH, Senin (30/12) membenarkan dua terduga pelaku pencurian ternak ditangkap warga setempat.
Peristiwa terungkap ketika Supangat, salah seorang korban, mendapati sapinya hilang saat memeriksa kebun, Ahad (29/12) sekitar pukul 19.00 WIB. Ia langsung menghubungi adiknya Warto, untuk melaporkan kehilangan tersebut.
Warto kemudian mencari sapi tersebut hingga mencurigai kandang milik SW. Saat tiba di lokasi, ditemukan SW dan FB berdiri di dekat sebuah mobil hitam dengan seekor sapi yang terikat di pohon sawit. Ketika ditanya, SW memberikan jawaban singkat tanpa keterangan lebih lanjut.
Warto kemudian memanggil ayahnya Badar dan warga sekitar untuk mengecek lokasi. Salah seorang warga Gusman mendapati sapinya yang juga hilang berada di dalam kandang milik SW.
Diakuinya, kejadian ini dengan cepat menyebar dan memicu kerumunan warga hingga mencapai 300 orang. Meski petugas dari Bhabinkamtibmas Bripka Ardino dan Babinsa Serda Alimudin Harahap berhasil mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti ke Polsek Rambah Hilir, massa yang tidak dapat menahan emosi membakar mobil milik SW dengan nomor polisi BM 8216 MF.
“Kedua pelaku SW dan FB telah diamankan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Kami telah mengamankan barang bukti berupa dua ekor sapi. Ahad (29/12) malam hingga hari ini (Senin, red) kami telah mengendalikan situasi di lokasi untuk mencegah terjadi sesuatu yang tidak dinginkan di TKP,” ujarnya.(gem)
Laporan ENGKI PRIMA PUTRA, Pasirpengaraian
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…
Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…
Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…
Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…