Tim Gabungan dari Basarnas, BPBD Rohul dan Polsek Ujungbatu menyisir aliran Sungai Rokan di Kecamatan Ujungbatu mencari balita yang hanyut, Jumat (7/3/2025) petang. BPBD Rohul Untuk Riau Pos untuk Riau Pos
RIAUPOS.CO – Seorang balita bernama Adam, berusia 3 tahun, dilaporkan hanyut di Sungai Rokan pada Kamis (6/3). Hingga siang ini (Jumat) Tim Search and Rescue (SAR) masih melakukan pencarian.
Tim gabungan dari SAR, BPBD Rohul, Polsek Ujungbatu dan masyarakat hingga Jumat (7/3), petang masih melakukan pencarian terhadap balita bernama Adam (3) yang dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Rokan saat bermain di tepi sungai bersama kakak dan temannya.
Tepatnya di Dusun Durian Sebatang, Desa Suka Damai, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rohul pada Kamis (6/3) pukul 16.00 WIB. Pencarian korban balita hanyut di hari kedua, Jumat (7/3) petang belum membuahkan hasil. Tim gabungan yang menggunakan perahu karet dengan membentuk tim, menyisir derasnya aliran Sungai Rokan untuk mencari korban hanyut.
Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono SIK MH melalui Kasi Humas Polres Rohul Ipda Swamra Jonrefli SAP saat dikonfirmasi Riau Pos, Jumat (7/3) petang menyatakan, hari kedua pencarian seorang balita bernama Adam (3) yang dilaporkan hanyut, masih belum ditemukan.
‘’Hingga petang ini (Jumat, red), tim gabungan dari SAR Pekanbaru, BPBD Rohul, Polri, TNI dan masyarakat masih berupaya melakukan pencarian korban, dengan menyisir aliran Sungai Rokan di Kecamatan Ujungbatu dan sekitarnya,’’ sebutnya.
Jonrefli menyebutkan, kronologi peristiwa hanyutnya korban bermula Kamis (6/3) sekitar pukul 16.00 WIB. Ketika Adam sedang bermain mobil-mobilan di pinggir Sungai Rokan bersama kakaknya bernama Suci, dan seorang temannya Arpi (6).
Saat sedang bermain, tiba-tiba mainan Adam jatuh ke sungai, korban mencoba mengambil mainannya, tiba-tiba terpeleset dan akhirnya terseret arus Sungai Rokan di Dusun Durian Sebatang, Desa Suka Damai, Kecamatan Ujungbatu.
Mendengar teriakan kakak korban, sang kakek, Ahmad Jalil (62) yang sedang salat ashar, segera berlari keluar rumah dan terjun ke sungai untuk menyelamatkan cucunya. Namun, upayanya tidak membuahkan hasil. Warga yang mendengar kejadian itu segera bergegas membantu pencarian di aliran sungai.
‘’Hingga pukul 18.00 WIB, pencarian dihentikan sementara. Karena faktor cuaca, jarak pandang yang terbatas, serta debit air sungai yang tinggi,’’ katanya.
Pencarian hari kedua dilanjutkan kembali Jumat (7/3) pukul 07.00 WIB dengan menggunakan perahu karet menyisir aliran Sungai Rokan dari Ujungbatu hingga Kotalam Kecamatan Kunto Darussalam, dengan harapan korban hanyut segera ditemukan.
Camat Ujungbatu Rio Pratama SSTP MSi saat dikonfirmasi Riau Pos, Jumat (7/3) petang menyebutkan, pencarian korban hingga pukul 18.00 WIB belum ditemukan. Dengan mempertimbangkan cuaca dan kondisi debit air yang deras, upaya pencarian korban hanyut dilanjutkan hari ini, Sabtu (8/3).
‘’Kita dapat informasi sekitar pukul 21.00 WIB, sekitar pukul 21.20 WIB kita langsung menurunkan Tim Rescue sebanyak 6 orang,’’ ungkap Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, Jumat (7/3).
Budi Cahyadi menyebutkan, laporan yang diterima pihaknya, kejadian ini bermula saat korban pergi ke tepi Sungai Rokan bersama saudaranya. Namun saat itu korban yang baru pandai berjalan, terpeleset, lalu hanyut.
‘’Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban,’’ sebut Budi.(epp/end)
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…