Categories: Rokan Hilir

Bupati Rohil Dampingi Gubri Salurkan Bantuan Sembako Korban Banjir

RIMBA MELINTANG (RIAUPOS.CO) – Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong MSi mendampingi Gubernur Riau H Edy Nasution meninjau banjir di kepenghuluan Karya Mukti, Kecamatan Rimba Melintang, Kamis (25/1).

Dalam kesempatan itu, kedua pimpinan daerah itu menyerahkan bantuan berupa sembako kepada korban banjir untuk 600 kepala keluarga yang mengungsi. Bupati Afrizal Sintong dalam sambutannya menyampaikan, 12 kecamatan di Rohil terdampak bencana banjir.

“Kami telah berupaya semaksimal mungkin dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir dengan melaksanakan kunjungan dan pemberian bantuan sembako serta berbagai bantuan lainnya,” kata bupati.

Kehadiran kami dalam musibah ini, lanjutnya, sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat dan sebagai wujud hadirnya pemerintah ditengah tengah masyarakat yang membutuhkan.

“Kami senantiasa hadir disetiap wilayah yang terdampak banjir. Apapun yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kita upayakan untuk memberikan bantuan,” kata Bupati.

Bupati turut mengingatkan, seluruh masyarakat Rohil agar senantiasa waspada dan berhati-hati dengan bencana banjir yang terjadi.

Sebab katanya banjir yang terjadi di Kabupaten Rohil telah menelan korban jiwa. Selain itu, berbagai penyakit juga muncul. Selain meninjau lokasi banjir di Kepenghuluan Karya Mukti Rimba Melintang, rombongan bupati dan gubri melakukan peninjauan tempat pengungsian warga di gudang eks Bulog di jalan Lintas Rimba Melintang-Ujung Tanjung.

Di sana mereka sekaligus menyerahkan bantuan sembako. Dalam kesempatan itu, Gubri Edy Nasution menyebutkan kedatangan mereka karena mengingat jumlah korban terdampak banjir di Riau yang terbesar adalah di Rohil. Gubernur mengingatkan agar warga yang berada di wilayah banjir harus waspada dan selalu berhati-hati.

“Kondisi air masih cukup tinggi di daerah banjir ini, tadi saya datang dari Pekanbaru menggunakan heli sama Danrem dan Wakapolda, itu kelihatan semua di mana sungai meluap sampai keatas. Jadi kita sampaikan juga status darurat banjir ini sampai tanggal 31 Januari 2024,” katanya.

Disampaikan gubernur juga bahwa status darurat banjir yang dimulai tanggal 22 November 2023 lalu dan mulai dari 22 November sampai 31 Januari 2024. Jika dalam 3 hari kedepan hujan masih intens dan air masih naik maka status darurat banjir akan di perpanjang.

“Informasi yang kami terima kemarin dari BMKG bahwa cuaca ini sampai akhir Januari 2024, jika tiga hari ke depan cuaca masih seperti ini lagi, mungkin status darurat banjir akan dilanjutkan satu bulan ke depan,” katanya.(fad)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

5 jam ago

Atasi Kelangkaan dan Dugaan Mafia Solar Subsidi, DPRD Riau Bawa Wacana Pembentukan Satgas

DPRD Provinsi Riau mengusulkan pembentukan Satgas Solar terpadu untuk memberantas dugaan mafia, penyelewengan, dan antrean…

6 jam ago

Razia Pekat Satpol PP Kuansing: 6 LC diamankan, 1 LC Remaja Positif Penyakit Menular

Satpol PP Kuansing menggelar razia warung remang-remang di Desa Marsawa. Enam LC diamankan, satu di…

6 jam ago

Kesaksian Plt Kadis Perkim Pekanbaru di PN Pekanbaru: Diperas Rp35 Juta Bermodus Berita Flexing

Plt Kadis Perkim Pekanbaru Martin Manoluk memberikan kesaksian di PN Pekanbaru terkait dugaan pemerasan dan…

6 jam ago

Bebani Jalan Kota, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Segera Matangkan Pembangunan Jalan Lingkar 70

DPRD Kota Pekanbaru mendukung penuh langkah Pemko mematangkan pembangunan Jalan Lingkar 70 guna mengurai kemacetan…

1 hari ago

Belum Tersentuh Pemkab, Warga Parit 16 Tembilahan Swadaya Cor Jalan Rusak

Warga Lorong Karya Bersama Parit 16 Tembilahan, Inhil, terpaksa bergotong-royong mengecor jalan rusak secara swadaya…

1 hari ago