Categories: Kuantan Singingi

Target 1 April, APBD Kuansing Bisa Digunakan

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Pemkab bersama DPRD Kuantan Singingi (Kuansing), sepakat agar APBD 2024 bisa segera digunakan. Pasalnya, sudah terlalu lama molor dan banyaknya kebutuhan yang mendesak yang harus segera diselesaikan. 

Misalnya, pembayaran gaji pegawai, TPP, gaji dan tunjangan pimpinan dan anggota DPRD Kuansing serta pelaksanaan pembangunan ke depan.

“Kita TAPD mewakili Pemkab dan Banggar mewakili DPRD, tadi sudah sepakat untuk sama-sama menyegerakan kelengkapan APBD 2024 agar bisa digunakan. Kalau estimasi paling lambat 1 April. Tapi kalau bisa Kamis 28 Maret selesai, langsung kita gunakan,” ungkap Plh Sekda Kuansing Fahdiansyah SPOg, Senin (25/3) usai mengikuti hearing bersama TAPD dan Banggar DPRD Kuansing tentang hasil evaluasi RAPBD 2024 dan Rancangan Perbup tentang penjabaran RAPBD 2024.

Fahdiansyah yang akrab disapa Ukup ini menjelaskan, setelah pembahasan internal bersama ini, TAPD langsung bekerja menyiapkan laporan ke Gubernur Riau untuk mendapatkan SK Gubernur Riau.

“Setelah mendapatkan SK Gubernur Riau, baru OPD-OPD bisa menginput RKA-nya dan sah menjadi Perda APBD,” kata Ukup.

Ini pun diakui Wakil Ketua I DPRD Kuansing Drs H Darmizar yang memimpin rapat bersama Banggar. “Tadi kami sudah sepakat agar APBD Kuansing 2024 Rp1,569 triliun lebih itu bisa segera dipergunakan,” kata Darmizar.

Darmizar mengatakan, rapat bersama tadi untuk menyinkronisasi hasil evaluasi yang dilakukan gubernur terhadap APBD 2024.

DPRD menyarankan, agar jawaban yang disampaikan pemkab ke gubernur sesuai yang tercantum dalam KUA PPAS.

Sebab, dalam hasil evaluasi di Pemprov, ada pertanyaan Gubernur Riau soal kegiatan dan anggaran di RSUD sebesar Rp5 miliar. Sebab kegiatan program dan anggaran itu tidak tercantum dalam KUA PPAS RAPBD 2024. Melainkan masuk dalam usulan Perbup.

Begitu juga dengan besaran anggaran untuk Inspektorat, yang sekarang seharusnya sudah 10 persen dari besaran APBD. Dalam RAPBD 2024, besarannya baru mencapai 5 persen.

“Jadi ada pertanyaan seperti itu. Dan itu yang harus di singkronkan penjelasannya pada gubernur,” ujar politisi PPP itu.

Darmizar juga menyampaikan informasi, kalau pagu APBD Kuansing dari Rp1, 569 triliun lebih menjadi Rp1,7 triliun lebih. Ini dikarena semua anggaran DAK untuk Kuansing dalam masa pembahasan lalu bertambah sekitar Rp130 miliar lebih.

Biasanya, anggaran DAK dimasukan saat pergeseran. Namun dari hasil evaluasi Pemprov, Gubernur menyarankan dana DAK Kuansing yang bertambah itu dimasukan tidak mesti menunggu. “Karena anggarannya sudah masuk, pak Gubernur menyarankan dimasukan saja. Makanya menjadi Rp1, 7 triliun lebih. Itu yang disampaikan  TAPD pada Banggar tadi. Dan biasanya dana DAK yang masuk belakangan tak perlu dibahas lagi,” ujar Darmizar.(gem)

Laporan DESRIANDI CANDRA, Telukkuantan

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

2 hari ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

2 hari ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

2 hari ago

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

2 hari ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

3 hari ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

3 hari ago