Categories: Kuantan Singingi

Terungkap, Suami Diduga Tersangka Pembunuhan Guru SMPN 4 Kuantan Tengah

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Misteri kematian Wakil Kepala Sekolah sekaligus guru bahasa Inggris SMPN 4 Kuantan Tengah, Juniwarti (52), yang ditemukan tewas di Jalan Cempedak, Perumahan Hijau Griya, RT 05, RW 01, Lingkungan III Sinambek, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing, pada Senin (24/2/2024) pagi, kini mulai terungkap. Polisi mencurigai suami korban, EA, sebagai tersangka utama dalam pembunuhan tersebut.

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menggali keterangan dari anak korban serta saksi-saksi di sekitar lokasi, polisi mengarah pada EA, seorang PNS di Pemkab Kuansing, sebagai pelaku. Diduga, EA sempat cekcok dengan korban di dalam rumah sebelum kejadian, dan diketahui menghilang setelah insiden tersebut.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Angga Febrian Herlambang SIK SH, melalui Kasat Reskrim AKP Shilton SIK MH, menjelaskan kronologi peristiwa yang mengejutkan warga setempat. Sekitar pukul 07.05 WIB, anak korban, Z, yang sedang bersiap berangkat sekolah, mendengar suara sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai oleh ayahnya, EA, melaju cepat keluar dari pagar rumah.

Z yang terhalang hujan, baru keluar kamar dan mendapati ibunya dalam keadaan tidak bernyawa, dengan luka parah di bagian leher. Dalam keadaan panik, Z segera meminta bantuan tetangganya, M.

M yang datang ke rumah korban langsung menemukan Juniwarti sudah tergeletak di kamar tidur dengan luka fatal di leher. M pun mengabarkan kejadian tersebut kepada warga sekitar.

Keterangan dari saksi dan bukti yang ditemukan di lokasi, semakin menguatkan dugaan bahwa EA lah yang bertanggung jawab atas kematian istrinya. Polisi juga menemukan sebuah pisau panjang sekitar 40 cm di kamar mandi, yang diduga digunakan pelaku. Selain itu, autopsi terhadap jenazah korban akan dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk memastikan penyebab pasti kematiannya.

“Fakta di TKP menunjukkan bahwa korban meninggal akibat sabetan pisau, dengan kondisi leher hampir putus,” ungkap AKP Shilton.

Saat ini, Polres Kuantan Singingi terus melaksanakan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif di balik peristiwa ini dan mengejar pelaku yang masih buron. Polisi juga meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku untuk segera melaporkan.

Kasus ini semakin menambah daftar kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berujung tragis. Polres Kuansing berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini hingga tuntas.

Dari catatan Riau Pos, EA, yang sebelumnya menjabat Sekcam Kuantan Mudik dan kini bekerja di Inspektorat Kuansing, juga sempat berencana maju sebagai calon kepala daerah pada Pilkada 2020.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Gajah Diego Mati di PLG Minas, Kematian Gajah Kelima di Riau Sepanjang 2026

Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…

28 menit ago

SMAN 1 dan Darma Yudha Siap Bentrok di Final Putri HSBL 2026 Pekanbaru

Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…

40 menit ago

Sekda Nonaktif Kuansing Didakwa Suap Bupati Dua Mobil Mewah Demi Muluskan Jabatan

Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…

57 menit ago

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

1 hari ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

1 hari ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

1 hari ago