Categories: Kuantan Singingi

RAPP Bangga, Tiga Jalur Binaannya Bertahan di Festival Pacu Jalur Kuantan

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Sorak-sorai penonton kembali menggema di Tepian Narosa Telukkuantan saat tiga jalur binaan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), unit usaha APRIL Group, berhasil meraih kemenangan pada pacu jalur, Jumat (22/8). Ketiga jalur itu adalah Batu Lompatan Harimau Kompe, Alam Cahayo Tuah Nagoghi, dan Panglimo Hitam Bintang Nagoghi.

Di tengah derasnya arus Sungai Kuantan dan ketegangan di garis hilir, para panglima jalur unjuk kebolehan dalam mengatur kayuhan. Batu Lompatan Harimau Kompe sukses menyingkirkan Ular Gewang dari Desa Koto Inuman di hilir 12. Sementara itu, Alam Cahayo Tuah Nagoghi yang turun di hilir 49 tampil meyakinkan dengan mengalahkan Gempar Alam Tuah Nagori dari Banjar Nan Tigo Inuman. Tak mau kalah, Panglimo Hitam Bintang Nagoghi dari Desa Ketaping Jaya berhasil mengatasi perlawanan Cahayo Khogi Tuah Nagori asal Teratak Jering, Kuantan Hilir.

Dengan hasil ini, tiga jalur binaan RAPP dipastikan kembali berlaga di hari keempat, Sabtu (23/8). Dari empat jalur yang didukung, hanya Singa Kuantan yang harus terhenti lebih awal.

“Alhamdulillah, tiga jalur binaan RAPP yakni Alam Cahyo Tuah Nagoghi, Panglimo Itam Bintang Nagoghi, dan Batu Lompatan Harimau Kompe bisa melaju ke hari keempat Festival Pacu Jalur tahun ini,” ujar Stakeholder Relations Manager PT RAPP, R Elwan Jumanri.

Ia menambahkan, pihak perusahaan bangga melihat perjuangan para pejuang jalur yang masih bertahan hingga tahap ini. “Semoga langkah mereka berlanjut hingga final, bahkan meraih juara. In sya Allah bisa tercapai,” harapnya.

Sebagai bentuk apresiasi, RAPP juga menyiapkan bonus khusus jika salah satu jalur binaannya berhasil merebut gelar juara. Komitmen ini menjadi wujud nyata dukungan perusahaan terhadap pelestarian budaya sekaligus penghargaan bagi para panglima dan awak jalur yang mengharumkan kampung halaman.(dac)

Rindra

Recent Posts

Gajah Diego Mati di PLG Minas, Kematian Gajah Kelima di Riau Sepanjang 2026

Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…

12 jam ago

SMAN 1 dan Darma Yudha Siap Bentrok di Final Putri HSBL 2026 Pekanbaru

Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…

12 jam ago

Sekda Nonaktif Kuansing Didakwa Suap Bupati Dua Mobil Mewah Demi Muluskan Jabatan

Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…

13 jam ago

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

2 hari ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

2 hari ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

2 hari ago