Unit randis yang akan dilelang oleh Pemkab Kepulauan Meranti (istimewa)
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya dalam menata dan menertibkan aset daerah. Sebanyak 112 unit kendaraan dinas (randis) berbagai jenis akan dilelang secara terbuka melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai.
Langkah ini tidak hanya sebatas penghapusan administratif, tetapi menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Meranti untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta transparansi dalam pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD).
Kepala Bidang Aset BPKAD Kepulauan Meranti, Wan M. Ramahendra, menjelaskan bahwa proses penilaian dari KPKNL telah rampung sepenuhnya dan kini hanya menunggu jadwal resmi pelaksanaan lelang.
“Penilaian sudah selesai seluruhnya. Sekarang kami tinggal menunggu pengumuman resmi dari KPKNL. Semuanya akan dilakukan secara terbuka agar masyarakat dapat ikut mengawasi,” ujar Wan Rama, Ahad (2/10/2025).
Rincian kendaraan yang akan dilelang terdiri dari 90 unit roda dua, 3 unit roda tiga, 15 unit roda empat, dan 4 unit kendaraan roda enam.
Menurutnya, pelepasan aset dilakukan karena sebagian besar kendaraan sudah melewati masa manfaat dan berpotensi menjadi beban keuangan daerah bila terus dipertahankan.
“Biaya pemeliharaan kendaraan tua tidak lagi sebanding dengan manfaatnya. Banyak yang rusak berat, aus, atau tidak sesuai kebutuhan organisasi saat ini. Karena itu, lelang menjadi solusi terbaik agar aset tidak menumpuk dan membebani anggaran,” jelasnya.
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…