peserta-vaksin-di-tapung-dapat-sembako
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK MH menghadiri vaksinasi massal dan pembagian sembako kepada peserta vaksinasi di halaman Kantor Camat Tapung, Kabupaten Kampar, Sabtu, (26/3/2022). Selain itu, juga dilaksanakan zoom meeting dengan Mabes Polri.
Camat Tapung Sofiandi SE ME mengatakan, kegiatan vaksinasi massal yang dilaksanakan berkat kerja sama semua pihak khususnya perusahaan yang berada di Kecamatan Tapung.
"Ucapan terima kasih kepada perusahaan yang berada di Kecamatan Tapung atas kepedulian dan perhatian kepada masyarakat dalam membantu proses percepatan vaksinasi," ujar Sofiandi.
Adapun pemberian sembako, kata Sofiandi, diserahkan kepada masyarakat yang mengikuti vaksinasi dosis 2 dan dosis booster.
"Untuk sembako yang diberikan berupa minyak goreng, telur ayam, beras dan lainnya," kata Sofiandi.
Sementara itu, Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK MH menyampaikan ucapan terima kasih kepada Upika Tapung yang sudah mengadakan kegiatan vaksinasi massal.
Selain itu Kapolres juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi perusahaan yang sudah memberikan sembako dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini.
Kepada tim vaksinator dan Tenaga medis, Kapolres berpesan agar tetap semangat untuk pencapaian target vaksinasi.
"Kegiatan vaksinasi massal dan zoom meeting dengan Mabes Polri ini juga dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia," ujar Kapolres.
Laporan: Kamaruddin (Bangkinang)
Editor: Rinaldi
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…
Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…
BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…