dihantam-puting-beliung-21-rumah-rusak
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Puting beliung mengamuk di Desa Gema, Kecamatan Kampar Kiri Hulu pada Sabtu (8/5) malam lalu. Sebanyak 21 unit rumah warga dilumat puting beliung pada malam itu.
Camat Kampar Kiri Hulu Dasril menyebutkan, puting beliung menghantam rumah warga sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu warga baru saja beristirahat usai berbuka dan Salat Maghrib.
"Yang habis atap rumahnya saja sebanyak 21 rumah dan berdampak pada 21 kepala keluarga. Rata-rata mengalami rusak ringan, tapi ada dua buah unit yang atapnya terangkat semua oleh puting beliung ini,"sebut Dasril lewat telpon selulernya.
Puting beliung itu sendiri tidak berlangsung lama. Usai pukulan angin yang memutar-mutar tersebut, warga segera berbenah. Camat meyebutkan, warga hingga Ahad (9/5) siang memperbaiki rumah mereka secara swadaya.
Dasril memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun dirinya memperkirakan, kerugian warga secara kumulatif akibat puting beliung tersebut mencapai ratusan juta rupiah.
Informasi hantaman puting beliung ini sendiri sedikit terlambat karena cukup jauhnya Desa Gema, Kampar Kiri Hulu.
Para petugas BPBD Kabupaten Kampar sendiri datang keesokan harinya usai kejadian. Hadir langsung melihat kondisi, mewakili Kalaksa Pusdalop BPBD Kampar Dedy Sambudi, SekretarisBPBD Kampar Arfudin Amga.(gem)
Laporan : HENDRAWAN KARIMAN (Bangkinang)
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…