pemerintah-kabupaten-kampar-sampaikan-rpp-apbd-2021
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – DPRD Kabupaten Kampar menggelar rapat paripurna penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan (RPP) APBD Kabupaten Kampar tahun anggaran 2021 di Gedung DPRD Kampar, Bangkinang, Senin (6/6).
Hadir saat rapat paripurna Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal, Wakil Ketua DPRD Repol SAg, Fahmil, Sekda Kampar Drs Yusri MSi, anggota DPRD Kampar.
Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal menjelaskan, penyampaian Ranperda RPP ini akan ditanggapi masing-masing fraksi. RPP ini penting sekali karena akan untuk kelanjutan pembahasan APBD-P 2022.
"Setelah RPP ini dibahas akan ada pandangan dari masing-masing fraksi. Setelah pandangan dari fraksi akan ada jawaban dari pemerintah. Ini akan menjadi acuan untuk pembahasan APBD-P 2022," jelas Faisal usai memimpin rapat paripurna. Faisal menambahkan, setelah paripurna langsung dibahas di Banmus untuk mengagendakan untuk pandangan fraksi-fraksi.
Faisal menambahkan, Pemkab Kampar sudah berhasil meraih WTP sudah enam kali berturut-turut. Mempertahankan lebih sulit dari merebutnya.
Sementara itu, Sekda Kampar Drs H Yusri MSi menyampaikan, pemerintah daerah sudah melakukan evaluasi terkait APBD 2021 oleh BPK Perwakilan Provinsi Riau. Tentu kewajiban pemerintah menyampaikan RPP APBD tahun anggaran 2021. "Hari ini sudah diparipurnakan dan sudah diserahkan ke DPRD Kampar. Ini merupakan acuan sudah baku bahwa hasil audit BPK Perwakilan Provinsi Riau disampaik ke DPRD. Setelah itu, baru dilakukan pembahasan untuk anggaran APBD-P," jelas Yusri.
Yusri menambahkan, dalam waktu dekat ini juga akan dilakukan untuk pembahasan APBD-P 2022.
"Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Riau, Pemkab Kampar sudah enam kali mendapatkan wajar tanpa pengecualian (WTP). Ini sesuatu yang tidak sudah enam kali meraih WTP, bukti pelapor semakin baik. Mudah-mudahan ini dapat dipertahankan," jelas Yusri.
Yusri menambahkan, berkaitan dengan PAD mencapai 193 persen. Hasil capaian PAD melebihi target. Mudah-mudahan ini dapat menunjang seluruh aktivitas dalam APBD. Dengan PAD nya besar tentu banyak yang bisa dilakukan untuk masyarakat Kampar.
"Karena pemerintah daerah sudah membentuk tim percepatan PAD, maka capaian PAD kita kejar lagi pada 2022," jelas Sekda.(kom)
Pemprov Riau menyiapkan anggaran pembebasan lahan flyover Simpang Garuda Sakti. Ground breaking proyek direncanakan awal…
Pacific menjadi sponsor Riau Pos Fun Bike 2026 di Pekanbaru, dorong pariwisata, gaya hidup sehat,…
Warga Balik Alam Mandau digegerkan penemuan pria 43 tahun yang ditemukan meninggal dunia tergantung di…
Pemkab Inhu menganggarkan Rp3 miliar pada 2026 untuk memperbaiki Jalan Pematang Reba–Pekan Heran yang rusak…
Pemkab Rohul memperkuat sistem merit dengan menerapkan manajemen talenta ASN dan meraih penghargaan BKN atas…
Empat pelajar SMA di Bangkinang terjaring patroli Satpol PP saat bolos sekolah. Petugas menegaskan tindakan…