Categories: Kampar

Sekda Minta Penyerapan DAK Setiap Tahun Harus Maksimal

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Sekda Kampar Drs Yusri MSi menggelar rapat koordinasi penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) per Nopember 2021.
Dimana syarat untuk menerima kembali DAK dari APBN adalah harus maksimal dalam penyerapan, agar DAK selanjutnya didapat menerimanya kembali.
Demikian disampaikan Datuk Yusri saat  menggelar rapat koordinasi penyerapan DAK per November 2021 terhadap laporan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Kampar, Rabu (3/11/21).
Hadir dalam rapat tersebut diantaranya Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kampar Suhermi ST MT, Kepala Dinas PMD Syafrizal, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Edi Afrizal.
Lebih lanjut Yusri menyampaikani Dana Alokasi Khusus berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), jika OPD telah diberikan anggaran DAK, agar segera dituntaskan penggunaannya, jangan sampai tersisa, hingga ke depannya  sulit mendapatkannya kembali.
Yusri juga menegaskan kepada OPD terkait untuk dapat segera mungkin melaksanakan kegiatan fisik yang bersumber dari DAK. Sesuai arahan pimpinan kepada instansi atau OPD terkait.
"Saya minta untuk melakukan percepatan pengelolaan DAK 2021, apalagi anggaran pusat sangat terbatas ditambah perekonomian saat ini masih lesu di tengah pandemi Covid-19," terang Yusri.
OPD terkait yang menerima program DAK tahun 2021 diharapkan dapat melakukan percepatan pelaksanaan kontrak pengadaan barang dan jasa untuk mendukung pemulihan ekonomi dan upaya peningkatan pendapatan daerah dari dana transfer, selanjutnya diharapkan pula semua OPD menyiapkan data teknis dan proposal untuk pengusulan DAK / APBN 2022.
Laporan: Kamaruddin (Bangkinang)
Editor: Erwan Sani

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

ICW Temukan Dugaan Potensi Rente Triliunan dalam Proyek 80 Ribu Pikap Kopdes

ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…

11 menit ago

48 Ribu Warga Kota Padang Masih Menganggur, Lapangan Kerja Belum Seimbang

Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…

43 menit ago

Rahasia Lezat Terasi Meranti, Diolah dari Udang Pepai Segar Hasil Tangkapan Nelayan

Terasi khas Desa Ketapang Permai, Kepulauan Meranti, menjadi produk unggulan berbahan udang pepai yang menopang…

1 jam ago

MAN 1 Pekanbaru Libatkan Orang Tua di Matamuda, 810 Wali Murid Hadiri Parenting

MAN 1 Pekanbaru menggelar parenting perdana dalam Matamuda yang diikuti 810 wali murid guna memperkuat…

1 jam ago

Sertifikat Tanah Ulayat Dikebut, Pemprov Riau Gandeng ATR/BPN

Pemprov Riau dan ATR/BPN memperkuat koordinasi percepatan sertifikasi tanah ulayat guna memberi kepastian hukum dan…

2 jam ago

Unri Jadi Percontohan Tanoto Foundation dalam Pengembangan Soft Skills Mahasiswa

Unri menjadi best practice implementasi Student Development Journey Tanoto Foundation berkat digitalisasi Student Journey ASRI…

2 jam ago