Pj Bunda PAUD Inhil Katerina Susanti Herman menyalami peserta rekonsiliasi penggunaan bantuan operasional satuan pendidikan (BOSP), Selasa (30/1/2024). (DISKOMINFO INHIL UNTUK RIAUPOS.CO)
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Dana bantuan operasional satuan pendidikan (BOSP) merupakan upaya untuk mendukung kemajuan pada sektor pendidikan.
Hal ini disampaikan Pj Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Indragiri Hilir (Inhil) Hj Katerina Susanti Herman saat membuka rekonsiliasi penggunaan BOSP, Selasa (30/1).
Saat itu, Katerina menjelaskan, dana BOSP merupakan dana alokasi khusus (DAK) nonfisik untuk mendukung biaya operasional non personalia bagi satuan pendidikan.
‘’Melalui rekon BOSP diharapkan dapat menemukan solusi dari kendala yang dihadapi,’’ ungkap Katerina.
Melalui rekon tersebut pula dapat menentukan langkah pengambilan keputusan yang tepat sasaran dalam menentukan satuan pendidikan yang menerima dan menjalankan bantuan tersebut.
‘’Yang terpenting tujuan pemberian BOS PAUD dalam membantu penyediaan biaya operasional non personalia bagi anak usia dini,’’ paparnya.
Dana tersebut diberikan kepada satuan PAUD dan satuan pendidikan non formal, sehingga dapat meringankan beban biaya pendidikan bagi orang tua dalam upaya mengikutsertakan anaknya pada jenjang PAUD.(ind)
Pemkab Inhil mengusulkan revitalisasi 157 sekolah pada 2026 guna memperbaiki bangunan rusak dan meningkatkan kualitas…
Sebanyak 59 CPNS formasi 2024–2025 di Pemkab Rohul resmi menerima SK dan diangkat sebagai PNS…
Jalan menuju Pelabuhan Internasional Selatbaru Bengkalis rusak parah dan dikeluhkan warga. Pemkab memastikan perbaikan dilakukan…
Lima ASN Inhu diduga terlibat narkoba. Tiga orang diproses hingga pengadilan, sementara dua lainnya dikembalikan…
Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…