Kondisi ruas Jalan Pekantua, yang mengalami longsor, Sabtu (28/9/24). (istimewa)
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Ruas Jalan Desa Pekantua, Kecamatan Kempas, Indragiri Hilir (Inhil) kembali mengalami longsor, Sabtu (28/9/24). Untuk sementara arus lalu lintas (Lalin) dialihkan melalui Simpang Granit.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Inhil, melalui Koordinator Wilayah Rumbai, Zainal Arifin kepada Riaupos.co.
Langkah tersebut, dikatakannya guna menghindari kemungkinan longsor susulan.
“Karena kondisinya cukup mengawatirkan, maka untuk arus lalu lintas dari Rumbai menuju Rengat, meski melalui Simpang Granit. Demikian juga yang dari Pekanbaru menuju Tembilahan, dialihkan ke Simpang Granit,” terang Arifin.
Untuk saat ini kondisi ruas jalan tersebut hanya dapat dilalui kendaraan roda 2 saja. Sedangkan untuk jenis kendaraan besar sepert roda 4 ke atas sudah tidak memungkinkan lagi.
Camat Kempas Sumitro, mengatakan mengenai longsor yang terjadi di Desa Pekantua, pihaknya sudah melaporkan kepada dinas dan pihak-pihak terkait.
Dengan harapan dapat dilakukan penanganan dengan segera.
Sementara itu Penjabat (Pj) Bupati Inhil H Erisman Yahya, menjelaskan pasca peristiwa longsor, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil telah memberitahukan kondisi tersebut kepada Dinas PUPR Provinsi Riau.
“Selain membangun cerocok pada arah sungai, juga dilakukan pelebaran jalan di bagian darat. Supaya kendaraan roda 4 dapat melintas kembali,” jelasnya.
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…
Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…
Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…
Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…