Warga Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan menunjukkan hasil mewarnai kain dari bahan alami mangrove melalui pelatihan pewarnaan alami dari bahan mangrove di Kantor Desa Bantan Tengah, Rabu (29/5/2024). (pemdes bantan tengah untuk riau pos)
BENGKALIS (RIAUPOS.CO)- Guna memberikan pengetahuan, pemahaman serta meningkatkan wawasan dan kreativitas meningkatkan kompetensi ibu-ibu rumah tangga, melalui program perempuan berdaya keluarga sejahtera, Desa Bantan Tengah Kecamatan Bantan menggelar pelatihan pewarnaan alami dari bahan mangrove di Kantor Desa Bantan Tengah, Rabu (29/5).
Pelatihan yang menghadirkan narasumber dari Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Syamsiah dari Kabupaten Inhil dan Tuti dari Kecamatan Bandar Laksamana dan dibuka Ketua Dekranasda diwakili Sekretaris Dekranasda Bengkalis Alfakhrurazzi sangat diminati oleh warga setempat.
Alfakhrurazzi mengatakan, pelatihan pengolahan pemanfaatan tanaman mangrove ini, sengaja dilakukan mengingat desa ini berada di daerah pesisir yang banyak ditumbuhi tanaman mangrove.
“Kami yakin dan optimistis, dengan adanya pelatihan pewarnaan alami yang melibatkan kelompok perempuan yang ada di desa ini, melalui pemanfaatan segala potensi gambut dan mangrove yang ada, akan memberikan warna baru dalam pencarian solusi yang membawa harmoni antara kepentingan ekonomi dan konservasi,” ujarnya.(ksm)
Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…
HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…
Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…
Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…
BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…
Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…