Pekerjaan perbaikan jalan yang dilaksanakan Dinas PUPR Bengkalis, Ahad (24/3/2024). (ABU KASIM/RIAUPOS.CO)
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Memasuki pertengahan bulan Ramadan 1445 Hijriah sejumlah titik ruas jalan di Kecamatan Bengkalis mulai dilakukan pemeliharaan jalan melalui sistem tambal sulam.
Titik ruas jalan yang banyak lubang menjadi target utama pekerjaan. Sejumlah titik jalan berlubang yang ditambal sulam dengan sistem dicor di antaranya, titik Jalan HR Soebrantas Wonosari.
Kemudian, Jalan Ahmad Yani, Kota Bengkalis. Jalan Diponegoro, Jalan Senayan-Kelurahan Damon, Jalan Hang Tuah, Kota Bengkalis.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis Ardiansyah menjelaskan, setelah musim hujan yang intensif dan pasang air laut tinggi, antara November 2023 hingga Februari 2024 telah menyebabkan sejumlah kerusakan pada beberapa titik ruas jalan di dalam Kota Bengkalis.
“Dampak dari kondisi cuaca tersebut memerlukan sejumlah perbaikan yang mendesak,” ujarnya, Ahad (24/3).
Bahkan menurutnya, kondisi jalan jika dilalui masyarakat sudah mulai membahayakan dan akan rawan terjadinya kecelakaan di jalan raya. Apalagi memasuki Ramadan dan menghadapi Idulfitri 1445 Hijriah.
Menyikapi hal tersebut, Dinas PUPR Bengkalis terus menggesa melakukan perbaikan dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan akibat adanya pemeliharaan yang dilakukan.
Ardiansyah juga menjelaskan, pekerjaan pemeliharaan atau swakelola yang dilakukan dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2024 sudah sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku, serta bekerja sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis.
“Pemeliharaan jalan yang kami lakukan adalah langkah yang penting untuk keselamatan pengguna jalan. Banyak spot atau titik jalan kota yang mengalami kerusakan, dan kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Selanjutnya ditegaskan Ardiansyah, perbaikan jalan dengan pembetonan untuk mengejar elevasi jalan, tidak hanya sampai di situ, namun nanti konstruksi akan ditutup dgn lapisan atas berupa aspal, hal ini dilakukan karena jalan tersebut berada dalam Kota Bengkalis.
“Apabila dilakukan dengan menggunakan metode base a pada umumnya, akan mengganggu pengguna jalan seperti batu pecah dan serpihan batu akan menimbulkan abu. Beton yang digunakan juga sebagai lapisan perkuatan di bawah aspal sehingga aspal diatasnya akan tetap terjaga,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan, pihaknya sedang merencanakan untuk melakukan overlay pada beberapa ruas jalan yang membutuhkan perbaikan lebih lanjut.
“Pekerjaan pemeliharaan yang kita lakukan sudah sesuai mekanisme dan ini penting dilakukan demi keselamatan pengguna jalan. Apalagi sudah banyak spot jalan kota yang berlobang dan kami lagi melakukan perencanaan untuk bagaimana melakukan overlay karena memang aspal jalan kota sudah sangat lama tidak dilakukan overlay,” ujarnya.
Menurutnya, langkah-langkah pemeliharaan jalan yang dilakukan Dinas PUPR sejumlah ruas jalan di Kota Bengkalis diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keamanan infrastruktur jalan serta memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.(gem)
Laporan ABU KASIM, Bengkalis
Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…
Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…
Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…