bpn-kabupaten-bengkalis-dan-ippat-peduli-covid-19
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bengkalis dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) sebagai mitra ATR/BPN melakukan bakti sosial penyerahan sembako kepada masyarakat kurang mampu, Rabu (22/4).
Hal ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Menteri ATR/BPN Sofyan A Djalil untuk membentuk Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 yang telah disahkan dalam Surat Keputusan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkalis pada awal April lalu.
Dalam pelaksanaan bakti sosial itu, Kantor BPN Bengkalis dan IPPAT telah berhasil mendapatkan sumbangan beras sebanyak 500 kg, telur 100 papan, minyak goreng 200 liter, gula 100 kg, mi instan 50 kotak, kopi 65gr 100 bungkus, teh 100 kotak, dan membagikan susu kaleng 100, dan dikemas dalam 100 paket sembako siap digunakan.
Paket sembako yang dibagikan Kepala Kantor BPN Bengkalis Ir Dedy Fahlepi, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Muhammad Akbar, SH MH, Kepala Seksi Hubungan Hukum Pertanahan Desfrizul, SH MH, Kepala Seksi Penanganan Masalah dan Pengendalian Pertanahan, Staf Kantor BPN Kabupaten Bengkalis, dan Linda Erma Suryani SH MKn sebagai perwakilan dari PPAT Bengkalis.
"Pembagian sembako tersebut merupakan hasil penggalangan donasi/zakat dari ASN Kantor BPN Bengkalis dan IPPAT," jelas Dedy Fahlepi.
Dijelaskan Dedy Fahlepi, kemudian sembako itu diberikan langsung kepada individu terdampak Covid-19 seperti pekerja harian lepas tidak mampu, abang beca dan keluarga tidak mampu yang terdapat pada beberapa lokasi di Kota Bengkalis. Selain itu juga diharapkan bantuan tersebut meringankan beban dari masyarkat terdampak Covid-19 di Kabupaten Bengkalis.(ifr)
Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…
SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…
Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…
ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…
Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…
Terasi khas Desa Ketapang Permai, Kepulauan Meranti, menjadi produk unggulan berbahan udang pepai yang menopang…