Categories: Bengkalis

Proses Tatap Muka Tak Dipaksakan

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Proses belajar mengajar dengan tatap muka tidak diikuti semua siswa. Namun untuk pekan depan hanya diperuntukkan bagi siswa Kelas VI bagi Sekolah Dasar (SD)/MI), Kelas IX bagi tingkat SMP/MTs dan Kelas XII bagi tingkat SMA/SMK/MA.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Edi Sakura mengatakan untuk kelas VI tingkat SD juga diyakini tidak semua siswanya masuk ke dalam kelas. "Jika per ruang kelas ada 30 siswa, maka proses belajarnya hanya 15 orang. Sedangkan lima orang lainnya di jam berikutnya. Begitu juga untuk kelas IX dan XII," kata Edi Sakura setelah melaksanakan rapat bersama seluruh kepala sekolah di aula Disdik Bengkalis, Kamis (21/1).

Edi Sakura didampingi seluruh kepala bidang dan pengawas menindaklanjuti keputusan Bupati Bengkalis dengan melakukan zoom meeting diikuti lebih dari 1.000 kepala sekolah terkait teknis pelaksanaan proses belajar mengajar dengan narasumber Ketua Ahli Epidemiologi Riau Dr Wildan Asfan Hasibuan, di aula Disdik Bengkalis.

Untuk satuan pendidikan yang ikut proses belajar mengajar Senin nanti, dari tingkat  TK, SD, SMP dan SMA sederajat, ini berlaku semua sekolah termasuk sistem boarding (pesantren). Ujicoba pekan pertama untuk SD hanya kelas VI, SMP kelas IX dan SMA kelas XII. Hanya 50 persen (kelas SD 18 siswa, SMP 32 siswa di isi 16 siswa dan SMA 36 akan diisi 18 siswa maksimal) dari kapasitas kelas juga jam masuk sekolah 50 persen dari jam normal.

"Kita melihat kesiapan sekolah melaksanakan SKB 4 menteri ini dan besok kita akan sosialisasi ke tiap kecamatan," terang Edi Sakura.

Kemudian Edi Sakura menjelaskan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat meliputi jaga jarak minimal 1,5 meter, sistem bergilir rombongan belajar,  menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun, tidak melakukan kontak fisik, menerapkan etika batuk dan bersin. Jika mengidap komorbid harus dalam kondisi terkontrol, tidak memiliki gejala Covid-19 termasuk orang serumah dengan warga sekolah.

Sekolah-sekolah yang jumlah murid atau siswa di atas 500 orang sistimnya berbeda dengan sekolah jumlah murid di bawah 500. Bisa jadi mereka menerapkan satu hari masuk satu hari libur. Ini agar murid yang ke sekolah atau ada yang keluar masuk tidak ada penumpukan dan mereka wajib langsung pulang.

"Nantinya tidak diperbolehkan adanya kantin, tidak diperbolehkan adanya kegiatan selain belajar mengajar dan tidak diperbolehkan kegiatan olahraga," ujar Edi Sakura.

Salah satu syarat selain rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kabupaten Bengkalis juga izin orangtua wali murid (komite sekolah).

"Apabila siswa tidak mengikuti pembelajaran tatap muka tidak dipaksakan tapi wajib mengikuti PJJ dan sekolah tidak dipaksakan kalau belum siap bisa tidak mengikuti ujicoba pembelajaran tatap muka (PTM)," ujar Edi Sakura.

Laporan: Erwan Sani (Bengkalis)
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

15 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

15 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

15 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

15 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

16 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

1 hari ago