Categories: Bengkalis

Bupati Hadiri Vaksinasi Indonesia Bangkit

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Bupati Bengkalis Kasmarni memberikan apresiasi atas pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bengkalis, Rabu (20/10/2021).
Vaksinasi Covid-19 yang digelar DPC PKB  Bengkalis, sempena peringatan Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober 2021, dipusatkan di Gedung Cik Puan Jalan Hang Tuah Bengkalis.
Bupati Bengkalis Kasmarni mengatakan, Kabupaten Bengkalis sudah mendapatkan vaksinasi sebanyak 114 ribu lebih atau sekitar 27 persen dari target 421 ribu, sedangkan target 70 persen herd immunity capaian vaksinasi di Kabupaten Bengkalis terus bertambah seiring pelaksanaannya vaksinasi Indonesia Bangkit.
"Semoga kegiatan vaksinasi ini terus dilakukan sesuai dengan target Pemerintah," ujar Kasmarni.
Kasmarni menambahkan, dengan melaksanakan vaksinasi ini mampu menciptakan sinergi dan kolaborasi dalam percepatan vaksinasi bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPW PKB Abdul Wahid yang telah mengalokasikan kegiatan vaksinasi Covid-19," ujarnya.
Pada kesempatan itu Bupati Kasmarni berharap kepada Fraksi PKB DPR RI dapat terus menggalangkan dukungan agar Kabupaten Bengkalis menjadi lokus prioritas dalam mendapatkan kuota tambahan vaksin.
"Dari segi geografis Kabupaten Bengkalis berada di wilayah pesisir yang terbagi dalam tiga pulau besar dan terdepan NKRI sehingga sangat membutuhkan tambahan vaksin agar masyarakat tetap sehat," ujar Kasmarni.
Tampak hadir dalam acara, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, Anggota DPR RI sekaligus ketua DPW PKB Riau H Abdul Wahid, Anggota DPR Riau Misliadi. Kemudian Forkopimda, Anggota DPRD Bengkalis Irmi Syakip Arsalan juga Ketua DPC PKB Kabupaten Bengkalis, Surya Budiman, serta seluruh pengurus DPC PKB Bengkalis dan DPW PKB Riau.
Di sisi lain, setelah sekitar sebulan diterapkan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) tingkat 2 penanganan Covid-19 berakhir dilanjutkan penerapan PPKM penanganan Covid-19 kembali naik ke level 3.
Tingkat PPKM tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 54 Tahun 2021, dan Instruksi Gubernur Riau Nomor 220/INS/HK/2021. Di Provinsi Riau, daerah yang kembali naik kelas ke level 3 PKKM, bukan hanya kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini. Hampir semua daerah, kecuali Kota Pekanbaru dan Dumai yang tetap di tingkat 2.
Seperti juga di daerah lain, penerapan PPKM level 3 di Kabupaten Bengkalis berlaku sampai 8 November 2021 mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Bengkalis, Ersan Saputra TH, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Irawadi mengatakan, naiknya tingkat tersebut karena realisasi vaksin Covid-19 di daerah ini untuk dosis 1, masih kurang dari 40 persen.
“Ya, level 2 Pekanbaru dan Dumai saja, yang lain (daerah lainnya) level 3. Jika realisasi vaksin kurang dari 40 persen, naik level satu tingkat. 10 kabupaten lain menjadi level 3,” jelas Irawadi.
Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Erwan Sani

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

6 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

6 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

9 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

9 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

9 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

10 jam ago