Categories: Bengkalis

Lawan DBD dengan Peduli Lingkungan

Duri (RIAUPOS.CO) — Camat Mandau Riki Rihardi mengingatkan masyarakat agar  membersihkan lingkungan dari sampah dan genangan air yang bisa menjadi tempat berkembang berbiaknya nyamuk Aedes aegypti nyamuk penular virus penyebab penyakit demam berdarah dengue (DBD).

"Saya ingatkan (kepada masyarakat, red), saat ini musim penghujan, mari bersih-bersih lingkungan agar penyakit DBD tak berjangkit," pesannya.

Harapan itu disampaikan Riki di hadapan ratusan hadirin di acara penutupan Festival An-Naba’ Ceria di Masjid An-Naba,’ Kelurahan Duri Barat, Ahad (17/11).

Peringatan Riki agar warga menggelar kegiatan membersihkan lingkungan tersebut bukan tanpa alasan kuat. Menurutnya, saat ini cukup banyak kasus DBD di daerah ini.(hen)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

10 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

11 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

13 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

13 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

14 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

14 jam ago