Categories: Bengkalis

Komisi III DPRD Riau Sidak ke UPT Bapenda Riau di Dumai

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Rombongan Komisi III DPRD Provinsi Riau melakukan kunjungan insidentil ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau Kota Dumai, Jumat (15/7).

Kunjungan Komisi III DPRD Riau ini untuk melihat pasti berapa banyak objek pajak pemanfaatan air permukaan di Kota Dumai yang diketahui banyak berdiri perusahaan besar berskala internasional.

Dalam kunjungan ini diketahui hanya ada 5 perusahaan objek pajak yang memanfaatkan air permukaan dalam memenuhi kebutuhan sumber air mereka.

Rombongan Komisi III DPRD Riau diterima Kepala UPT Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau Kota Dumai Raja Saspi Kurniawan bersama sejumlah staf.

"Di samping budgeting, tugas DPRD Riau ini kan pengawasan. Jadi kami ke sini dalam rangka pengawasan terhadap pendapatan daerah di UPT Bapenda Riau di Dumai pada objek pajak air permukaan," kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau, H Zulkifli Indra.

Dari hasil kunjungan insidentil di UPT Bapenda Riau di Dumai, kata Zulkifli, didapati baru 5 perusahaan yang dikenai pajak air permukaan. Sementara potensi perusahaan di Dumai cukup banyak.

"Kami berharap dengan kunjungan ini supaya UPT Bapenda di Dumai ini betul-betul menggali potensi-potensi yang belum terdata untuk dikenakan pajak air permukaan," kata Zulkifli.

Komisi III juga memberikan catatan khusus agar Bapenda mengawasi meteran air yang dipasang di perusahaan objek pajak agar pembayarannya sesuai dengan air yang terpakai.

Komisi III juga meminta agar mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam melakukan intensifikasi objek pajak daerah.

"Sesuai perda, izin dikeluarkan pemerintah kabupaten dan kota, pemungutan oleh Pemprov Riau. Hasilnya dibagi dengan komposisi 70 Pemprov Riau dan 30 persen Pemkab dan Pemko," pungkas Zulkifli.

Kepala UPT Bapenda Riau Kota Dumai Raja Saspi Kurniawan pada pertemuan dengan Komisi III DPRD Riau tersebut mengatakan, realisasi pajak air permukaan di Kota Dumai sudah mencapai 54 persen. Dari target Rp700 juta telah tercapai Rp380 juta.

"Melihat potensinya, pada tahun ini kami optimis mencapai target. Bahkan mungkin bisa melebihi target," kata Raja Saspi.

Terhadap potensi yang masih cukup banyak, lanjut Raja Saspi, pihaknya terus menerus melakukan pendataan. Kemudian melakukan pengawasan yang lebih intensif terhadap penggunaan air permukaan(mx12/rpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Go-SoC Perawang Kembali Ramaikan Riau Pos Gowes Merdeka, Puluhan Goweser Siap Berangkat

Go-SoC Perawang menyiapkan 25 goweser untuk Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menargetkan jumlah peserta…

23 jam ago

Kabar Baik untuk ASN Rohul, Gaji Agustus Ditargetkan Masuk Rekening Senin

Gaji ASN Rohul Agustus 2026 ditargetkan masuk rekening Senin. Keterlambatan terjadi akibat gangguan SP2D Online…

24 jam ago

Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf kepada Suporter

Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026 setelah ditahan Singapura 1-1. PSSI memastikan hasil tersebut…

1 hari ago

Buaya Muara Keluar dari Sungai, Warga Desa Undan Sampai Lari Menyelamatkan Diri

Buaya muara berukuran besar masuk perkampungan Desa Undan, Inhil, hingga mengejar warga sebelum akhirnya berhasil…

1 hari ago

KPK Dalami Tiga Pertemuan Suhardiman Amby dengan Menteri Kehutanan

KPK mengungkap tiga pertemuan Suhardiman Amby dan Raja Juli Antoni, termasuk dugaan penyerahan uang 14.000…

1 hari ago

Tragedi Pagi di Pekanbaru, Rosdiana Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibacok Mantan Suami

IRT di Pekanbaru tewas diduga dibacok mantan suami. Polisi mengamankan pelaku dan sebilah parang dari…

2 hari ago