ridwan-yazid-dapat-tambahan-dukungan
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Bakal calon bupati Kabupaten Bengkalis, Ridwan Yazid mendapat tambahan dukungan. Berdasarkan penghitungan Ahad (14/6), dukungan birokrat senior itu naik tipis dari 14,29 persen menjadi 14,30 persen. Meski begitu ia masih menempati peringkat tiga. Atau masih sama dengan posisi sebelumnya.
Sementara peringkat pertama masih diduduki Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Kasmarni. Ia berhasil mempertahankan posisi teratas sejak berhasil menyalip Masuri. Kini Kasmarni memperoleh 19,75 persen dukungan.
"Ridwan Yazid mendapat tambahan dukungan tipis. Namun ia masih berada di posisi semula," ujar Direktur Riau Pos M Hapiz, kemarin.
Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Bengkalis Masuri alias Bagong menempati peringkat dua. Bagong memperoleh dukungan sebanyak 19,12 persen. Peringkat empat, ada nama anggota DPRD Riau periode 2014-2019 Bagus Santoso dengan total dukungan 13,38 persen.
Selanjutnya, Abdul Vattah mendapat total dukungan 4,96 persen. Ia menempati peringkat enam. Sedangkan Abi Bahrun yang memiliki jumlah dukungan sebanyak 5,08 persen menempati peringkat lima.​ Peringkat tujuh diisi Pasla dengan dukungan 4,94 persen.
Nur Azmi Hasyim yang berada di peringkat delapan memperoleh 3,76 persen dukungan. Hasil polling ditutup oleh Sanusi dengan 3,73 persen dukungan di peringkat sembilan dan Syaukani Alkarim dengan dukungan 3,32 persen di peringkat sepuluh.(nda)
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…
Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…
BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…