Categories: Bengkalis

Pujasera Pantai Selatbaru Tak Kunjung Difungsikan

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Kendati sudah dibangun pada 2024 lalu dengan nilai proyek ratusan juta rupiah, namun Pujasera Pantai Indah Selatbaru, Kecamatan Bantan hingga saat ini tak kunjung difungsikan. Bahkan kondisi bangunannya sudah ada yang rusak dan ditumbuhi rerumputan.

Dari pantauan di lapangan, mulai masuk ke lokasi Pantai Selatbaru, terpampang tulisan plang Taman Ikan Terubuk. Di mana tulisan Ikan Terubuknya sudah terlepas.

Sedangkan di sisi kanan dan kiri taman tersebut, terdapat bangunan pujasera yang dibangun oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bengkalis untuk pedagang tempatan itu, kondisinya juga sudah ada kerusakan.

Seperti pintu di warung yang berukuran 3×3 meter persegi, bagian jendelanya terbuat dari seng plat dan di depannya dibangun meja dan kursi yang terbuat dari besi. Namun tidak difungsikan dan membuat bangunan tersebut tak terawat.

Masuk sedikit di bagian dalam Taman Ikan Terubuk, pada bagian lapangan yang terpasang pavingblock, kondisinya juga terlihat sudah turun dan tidak rata. Ini akibat tidak padatnya kontur tanah saat pavingblock dipasang.

Sedangkan bangunan panggung yang dibangun di bagian belakang menghadap ke arah taman juga terlihat tak terawat. Bagian depannya ditumbuhi rerumputan dan bagian bangunannya juga sudah retak. Sementara di belakang panggung juga terlihat kotor, akibat kotoran hewan yang sudah lama terbiarkan.

”Ya, dibangun sudah setahun lamanya, tapi belum difungsikan. Tentu ini sangat disayangkan dan kami menilai buang-buang uang, kalau pembangunannya tak memakai perencanaan yang baik dan terarah,” ucap Zakky, seorang pengunjung Pantai Selatbaru, Sabtu (12/7).

Ia menyebutkan, kalau bangunannya dimanfaatkan untuk para pedagang, tentu pengunjung akan bisa berbelaja di sana. Ia berharapkan agar instansi terkait untuk segera memfungsikan Taman Ikan Terubuk untuk objek wisata kuliner yang ada di Pantai Selatbaru.

Terhadap kondisi itu, Kepala Disparbupora Bengkalis Edy Sakura melalui Kabid Pariwisata Alwizar yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Ahad (13/7) mengatakan, memang belum ditempati.

”Ya, belum ditempati pedagang. Karena bangunan ini bersumber dari dana DAK APBN dan baru selesai audit BPK. Makanya setelah audit barulah kita akan melakukan relokasi pedagang di tepi pantai menuju lokasi Taman Ikan Terubuk Pantai Selatbaru,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini ada 22 kios pujasera yang akan menjadi tempat relokasi pedagang yang ada di bibir pantai Selatbaru. Dari 41 pedagang yang terdaftar, maka ini akan didudukkan lagi bersama instansi terkait.(ksm)






Reporter: Abu Kasim

Redaksi

Recent Posts

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

2 jam ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

3 jam ago

Menang 38-23 atas Dharma Loka, SMP ICS Pekanbaru Tantang Al Azhar di Semifinal

SMP ICS Pekanbaru sukses mengamankan tiket semifinal Riau Pos-HSBL 2026 usai menundukkan SMP Dharma Loka…

3 jam ago

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Polresta Pekanbaru Bagikan 1.300 Masker N95 ke Pengendara

Satlantas Polresta Pekanbaru membagikan 1.300 masker N95 gratis di Jalan Diponegoro guna meminimalisir risiko ISPA…

4 jam ago

Kapolda Riau dan Ustaz Abdul Somad Resmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang

Kapolda Riau Herry Heryawan dan Ustaz Abdul Somad meresmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang untuk pendidikan…

4 jam ago

Wako Agung Tegaskan Dukungan untuk PSPS, Bidik Promosi ke Liga 1

Wako Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan dukungan untuk PSPS dan mengajak suporter menjaga sportivitas demi target…

5 jam ago