Categories: Bengkalis

SPBU Larang Pembelian BBM untuk Pengecer, Warga 17 Desa Datangi LAMR

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk pengecer dilarang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak PT Bumi Riau Bertuah Desa Pangkalan Jambi, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis. Merespon ini perwakilan pengusaha eceran BBM khususnya jenis premium atau bensin dari 17 desa di daerah tersebut mendatangi Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, Selasa (9/2) siang.
Kedatangan sejumlah perwakilan ke LAMR ini sebagai upaya untuk menyampaikan keluhan  agar memperoleh solusi permasalahan yang dihadapinya.
“Kami sengaja mendatangi LAMR ini untuk menyampaikan apa yang terjadi. Saat ini kami tidak bisa lagi membeli minyak (bensin, red) di SPBU Kompak, untuk dijual dan memenuhi kebutuhan masyarakat di desa, yang jaraknya sangat jauh dengan SPBU. Kami berharap LAMR bisa memfasilitasinya,” ungkap Purwanto salah seorang perwakilan saat ditemui wartawan usai pertemuan.
Para perwakilan pengusaha tersebut ditemui Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Bengkalis, Datuk Sri Sofyan Said di ruang pertemuan Gedung LAMR Jalan Pramuka, Bengkalis. Pertemuan ini juga dihadiri langsung oleh Komisaris SPBU Kompak PT. Bumi Riau Bertuah, Pangkalan Jambi, Hermanto.
Kesempatan ini, Ketua DPH LAMR Bengkalis Sofyan Said juga berharap, agar kebutuhan BBM sampai ke masyarakat hingga ke pelosok desa terpenuhi dengan mudah meskipun jaraknya sangat jauh dengan SPBU.
Menurutnya salah satu caranya adalah melalui pengusaha eceran-eceran yang bisa menjangkau masyarakat. Karena BBM tersebut untuk kebutuhan seperti kegiatan pertanian, perkebunan dan lain sebagainya.
Namun masalah terjadi ketika SPBU yang ada memiliki kontrak di Pertamina hanya bisa menjual sampai ke konsumen akhir dan tidak dibenarkan menjual ke pihak ketiga (pengecer), apabila tetap menjual ke pihak ketiga akan melanggar hukum. Dampak negatifnya, ke pengecer tidak lagi menyalurkan minyak sampai ke pelosok desa.
Datuk Sri Sofyan menegaskan, dengan adanya permasalahan ini, LAMR akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagperin) untuk mencari jalan keluar atau solusi.
“Jadi kita meminta agar Disdagperin untuk segera mencarikan solusi permasalahan ini. Kalau tidak boleh tentu harus ada solusinya, masyarakat di pelosok desa harus mudah memperoleh BBM yang biasanya disuplai atau dilayani oleh para pengecer ini,” ujarnya.
“Kita akan surati Dagperin, tidak ada halangan hari ini kita sampaikan agar segera menindaklanjuti masalah ini dan kebutuhan masyarakat akan BBM di sana kembali normal seperti biasa. Jika perlu kita musyawarahkan bersama dengan pihak Pertamina, dan ini demi masyarakat kita,” sambungnya.
Terpisah, Komisaris SPBU Kompak PT. Bumi Riau Bertuah, Hermanto usai pertemuan juga menyatakan pihaknya menghentikan penjualan ke pengecer yang ada di desa-desa tersebut karena tidak dibenarkan dalam kontrak. Bahwa, penjualan dari SPBU harus langsung ke konsumen akhir atau bukan pihak ketiga.
“Sekarang ini pembeli adalah pengecer kemudian dijual lagi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di pelosok desa yang memang sangat jauh dari SPBU, namun penjualannya tidak dibenarkan dan akan menimbulkan masalah,” ungkapnya.
Oleh karena itu, melalui pertemuan tersebut Hermanto berharap, LAMR Bengkalis menjadi fasilitator memberikan solusi untuk membantu masyarakat di wilayah SPBU beroperasi, terutama untuk memenuhi masyarakat yang berada di pelosok-pelosok desa.
“Agar nantinya tidak ada yang dirugikan, baik dari sisi pengusaha SPBU seperti rasa aman maupun masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan bahan bakarnya,” harapnya seraya menyebutkan rata-rata dalam sehari melayani 10 ribu liter BBM jenis bensin.
Laporan : Erwan Sani (Bengkalis)
Editor : M Ali Nurman

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Fajar/Fikri Juara China Open 2026, Kalahkan Ganda Putra Nomor Satu Dunia

Fajar/Fikri mempertahankan gelar China Open 2026 setelah mengalahkan Kim/Seo dalam tiga gim dan meraih dua…

9 jam ago

Donor Darah hingga Cek Mata Gratis, Baksos IKTS Pekanbaru Diikuti Ratusan Warga

Bakti sosial IKTS Pekanbaru mengumpulkan 176 kantong darah dan melayani 250 warga untuk pemeriksaan kesehatan…

10 jam ago

Pemkab Rohul Siapkan Rp5,4 Miliar untuk Pilkades Serentak 2026 di 54 Desa

Pemkab Rohul menyiapkan Rp5,4 miliar untuk Pilkades Serentak 2026 di 54 desa. Besaran Bankeu disesuaikan…

11 jam ago

Gubernur Riau Setujui Pengalihan Jalan Pematang Reba-Pekan Heran ke Pemkab Inhu

Gubernur Riau menyetujui pengalihan aset Jalan Pematang Reba-Pekan Heran ke Pemkab Inhu. Perbaikan jalan rusak…

11 jam ago

Polisi Gerak Cepat, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Tak Lama Usai Beraksi

Polsek Sukajadi menangkap dua terduga pelaku curanmor beberapa menit setelah beraksi. Keduanya diduga beraksi di…

13 jam ago

Keramat Jubah Merah Melaju Kencang, Juara Rayon IV Gunung Toar Berhasil Diraih

Jalur Keramat Jubah Merah asal Muaro Sentajo berhasil menjadi juara Pacu Jalur Rayon IV Gunung…

14 jam ago