WAWANCARA: Bupati Bengkalis Amril Mukminin saat diwawancarai wartawan usai melantik pejabat eselon II, III dan IV, Selasa (5/11/2019). (Erwan sani/riau pos)
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan, dirinya juga ingin jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis, dan RSUD Kecamatan Mandau segera dijabat pejabat definitif.
"Untuk lebih mengoptimalkan pelayanan ke masyarakat, maunya kami tak ada lagi rangkap jabatan untuk direktur kedua RSUD itu seperti saat ini. Kami juga ingin direktur RSUD Bengkalis dan RSUD Mandau segera definitif," jelas Bupati Amril.
Tapi karena masih terkendala ketentuan perundang-undangan, imbuhnya, hal itu sampai sekarang belum bisa diwujudkan. Kedua jabatan tersebut masih dipegang Pelaksana Tugas (Plt).
Plt Direktur RSUD Bengkalis misalnya, saat ini dijabat rangkap Kadis Kesehatan Bengkalis Ersan Saputra.
Sedangkan Plt Direktur RSUD Kecamatan Mandau dijabat Sri Sadono Mulyanto yang jabatan definitifnya sebagai Kepala Bagian Tata Usaha RSUD tersebut.
"Kami sudah tugaskan BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan) untuk mempelajari regulasi yang ada. Terutama jika ada ketentuan terbaru yang berkenaan, sehingga secepatnya Direktur RSUD Bengkalis dan Mandau dijabat pejabat definitif," jelas Bupati Amril.
Menjawab wartawan, keterangan itu disampaikan Bupati Amril, usai melantik sejumlah PPPT, pejabat administrator dan pejabat pengawas di ruang Dang Merdu, lantai IV kantor Bupati Bengkalis, Selasa (5/11) kemarin.
Selain Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra, dan Kadis Kominfotik Johansyah Syafri, ikut mendampingi Bupati Amril menjawab pertanyaan wartawan, Sekretaris BKPP Dwi Kornialis.(kom)
Laporan ERWAN SANI, Bengkalis
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…
Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…
Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…
Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…
Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…