Categories: Bengkalis

Jika Jembatan Pakning-Pulau Bengkalis Dibangun, Ini Prestasi Luar Biasa Bupati Kasmarni

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Masyarakat Kabupaten Bengkalis mendukung usulan pembangunan jembatan dari Sungai Pakning menuju Pulau Bengkelis yang diusulkan Bupati Bengkalis Kasmarni, ke Presdien RI Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan kerja ke Desa Muntai Barat pekan lalu.

Dukungan masyarakat ini sangat beralasan, karena melihat kondisi penyeberangan Roro Sungai Selari, Pakning menunju air Putih Bengkalis selalu mengalami kendala kemacetan dan antrean panjang setiap hari.

"Kami mendukung usulan Bupati Bengkalis Kasmarni yang mengusulkan ke Presiden untuk menyatukan pulau Sumatera dengan pulau Bengkalis dengan membangun jembatan," ujar Ngah Nan, salah seorang warga Bengkalis kepada RiauPos.co, Senin (4/10/2021).

Disebutkan Nan, selama ini masyarakat cukup sengsara ketika berada di penyeberangan Roro Bengkalis. karena kondosi itu membuat perjalannya selalu terkendala. Apalagi jika sedang ada urusan penting dan mendadak.

"Kalau usulan ini ditanggapi dan disetujui Presiden, tentu ini sebuah prestasi yang luar biasa buat Bupati Bengkalis. Karena selama ini, usulannya hanya sebuah wacana saja, tapi kali ini Bupati benar-benar membuktikan secara langsung menyerahkan proposal usulanya ke Presiden saat ke Bengkalis beberapa waktu lalu," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan, Masuri SH tokoh masyarakat Bengkalis. Ia mengaku selama ini persoalan Roro penyeberangan di Pulau Bengkalisi ke Pakning selalu menjadi keluhan masyarakat, bahkan para pengusaha di Riau.

"Kami siap mendukung keinginan Bupati Bengkalis dan siap bersama-sama masyarakat lain untuk menggalang dukungan untuk berwujud nya pembangunan jembatan penghubung antara dataran pulau Sumatera dengam pulau Bengkalis," ujarnya.

Masuri yang juga Ketua Kamar dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Bengkalis mengaku, persoalan Roro menjadi kendala yang sangat besar dalam memajukan perekomian di Pulau Bengkalis. 

"Pengguna Roro Bengkalis rela mengantre panjang dan cukup lama. Tentu ini sangat merugikan masyarakat dan juga para pengusaha serta pedagang yang ingin berusaha di pulau Bengkalis," ujarnya.

 

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tekan Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Sita 12 Motor di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…

19 jam ago

Inovasi Layanan Umrah, Menang Tour & Travel Launching MMC

PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…

20 jam ago

Baznas Riau Catat Zakat ASN Pemprov Riau Tembus Rp52 Miliar

Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…

20 jam ago

Penolakan Relokasi Menguat, Masyarakat Cerenti Tanda Tangani Petisi

Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…

20 jam ago

Kantin SDN 169 Pekanbaru Terbakar Dini Hari, Damkar Kerahkan 5 Unit

Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…

20 jam ago

Dermaga Peranggas Meranti Kian Memprihatinkan, DPRD Minta Perhatian Pemerintah

Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…

21 jam ago