mayat-mr-x-di-tepian-pantai-muntai-warga-negara-filipina
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Mayat mister X yang ditemukan warga di tepian Pantai Penurun, Desa Muntai Barat, Kecamatan Bantan, Jumat (29/1) lalu ternyata warga Negara Filipina yang berkerja di salah satu perusahaan kapal di Negara Singapura.
"Mayat yang ditemukan warga di Pantai Penurun, Desa Muntai Barat sudah diketahui identitasnya. Berdasarkan pencocokan ciri-ciri postur tubuh dan pakaian yang dikenakan benar kru kapal mereka yang hilang. Yang paling identik yaitu celana yang dikenakan mayat tersebut, karena jatah dari perusahaan," kata Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan SIK MT melalui Kasat Reskrim AKP Meki Widyanto SIK, Kamis (4/2).
Dikatakannya, mayat tersebut diketahui bernama Darryl Fortaleza De Roxas (24) yang bekerja di kapal MV NBA Rubens di Singapura. Diketahuinya identitas mayat tersebut, setelah salah satu perwakilan pemilik kapal PT Spicaputra Sarana Happy Suharto menyampaikan bahwa pihak kapal telah kehilangan kru di perairan Selat Melaka.
"Dia membawa data kru yang hilang. Ternyata setelah dicocokan benar dan sangat identik," jelasnya.
Setelah diketahui identitasnya, pihak perusahaan langsung membawa mayat tersebut ke Konsulat Filipina di Jakarta. "Mayat Darryl Fortaleza sudah diserahkan ke pihak konsulat. Jadi tanggungjawab kita hanya sampai mengetahui identitas dan penyebab kematian," jelas Meki kemarin di ruang kerjanya.
Laporan: Erwan Sani (Bengkalis)
Editor: Rinaldi
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…