Categories: Bengkalis

PT MAS Bengkalis Nunggak Iuran BPJS Ketenagakerjaan

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — PT Meskom Agro Sarimas (MAS) Bengkalis menunggak pembayaran iuran BPJS ketenagakerjaan karyawan. Padahal, setiap bulan gaji karyawan dipotong untuk pembayaran iuran tersebut.

Ketua Serikat Pekerja Bengkalis Independen (SPBI) Akmam Adi Putra menyatakan, empat anggota SPBI yang diputus hubungan kerja atau di PHK PT MAS tidak dapat mengklaim BPJS Ketenagakerjaan.

"Saat kami ingin mengklaim uang BPJS Ketenagakerjaan tidak bisa. Tentu ini menjadi pertanyaan, padahal persyaratan sudah dilengkapi, kita konfirmasi ke BPJS ternyata iurannya tidak dibayar," kesal Akmam yang juga salah seorang mantan karyawan PT MAS, Jumat (1/10/2021).

Akmam menegaskan, setiap karyawan yang sudah keluar dari perusahaan untuk mengklaim BPJS Ketenagakerjaan merupakan hak mutlaknya. Uang dari klaim BPJS tersebut dapat dimanfaatkan untuk bertahan hidup dengan membuka dan mencari peluang baru.

"Ya, kita paham, kemungkinan kondisi keuangan perusahaan itu lagi dalam keadaan sakit, tapi hak kami yang seperti ini harus didahulukan, bukan malah dibiarkan," tegasnya.

Sementara itu, HRD PT Meskom Agro Sarimas, Tono membenarkan pihaknya menungguk iuran BPJS Ketenagakerjaan. Ia menyebut, tunggakan itu sudah sejak bulan September 2020 hingga saat ini.

"Ya benar. Kita memang sedang ada tunggakan di BPJS ketenagakerjaan, itu dari September dan sudah kita bicarakan dengan Disnaker Provinsi Riau, ada kesepakatan kita untuk mengansur (cicil)," terangnya.

Tono tidak mengelak saat disinggung setiap karyawan menerima gaji perusahaan langsung dipotong kewajiban BPJS Ketenagakerjaan. Namun iuran tetap tidak dibayarkan, alasan uang perusahaan belum cukup.

"Ya, dipotong. Namun untuk membayar iuran uang perusahaan belum cukup, BPJS tidak mau menerima yang dari karyawan saja harus bersamaan dengan perusahaan," ujar Tono.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

7 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

8 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

8 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Jarak Pandang Pengendara Terbatas hingga 3 Kilometer

Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…

8 jam ago

Kapal Ro-Ro Masuk Docking, Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Dikeluhkan Pengguna

Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…

9 jam ago

Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Asmar Pastikan Pemerintahan Meranti Tetap Berjalan

Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…

9 jam ago