Apernas Riau Wujudkan Program Sejuta Rumah
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dalam mewujudkan program pemerintah sejuta rumah, Asosiasi Pengembangan Rumah Sederhana (Apernas) Riau, telah berhasil membangun sekitar 1.000 unit rumah subsidi dalam kurun waktu satu tahun. Rumah yang paling ideal sesuai permintaan pasar saat ini yaitu tipe 36 yang harganya berkisar sekitar Rp130-Rp140 juta dan tipe 45 yang berkisar Rp300 juta.
"Sedangkan tipe 54, 65 dan 75 memang agak susah sekarang ini. Susahnya itu dari sisi penjualan, karena kan kondisi ekonomi sekarang ini juga mengalami penurunan, tingkat daya beli masyarakat itu juga berkurang. Kelas yang lagi dominan sekarang ini ya itu, tipe 36 dan 45. Tetapi untuk tipe 36 dan 45 ini juga mengalami penurunan dan penurunannya juga signifikan," kata Sekretaris DPW Apernas Riau Rangga Amri saat ditemui Riau Pos, Senin (28/10).
Rangga menjelaskan, kesiapan Apernas Riau dalam mewujudkan program sejuta rumah yakni dengan membangun stake holder di antaranya PLN, DPR, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Apernas Riau memberikan pemahaman kepada para anggota tentang bagaimana membangun dengan murah, membangun yang cepat dan memasarkan rumah yang benar.
Kendala pengembang saat ini yaitu adanya pembatasan kuota dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). "Untuk sekarang ini bisa dibilang kami sedang dalam masa tenang, karena sudah tidak bisa lagi yang bisa diakadkan. Kuota juga sudah habis tipe yang 36 karena pembatasan. Selain itu kami juga mengalami masalah hutan produksi konveksi (HPK). Saat ini banyak lahan-lahan di Riau yang masuk ke dalam zona merah, yang mana zona merah ini tidak bisa dibangun," katanya
Untuk pihak ke tiga yang digandeng Apernas Riau dalam hal pembiayaan adalah perbankan. Di antaranya yakni pembiayaan Kredit Yasa Griya (KYG) untuk konstruksi. "Untuk pembangunan sekarang sudah tersebar di beberapa kabupaten seperti Kampar, Pelalawan, Bengkalis, Duri dan yang terbanyak ada di Pekanbaru," ujarnya.(*5)
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…
RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…
Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…
Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…
Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…