PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau kembali menggagalkan peredaran 1 kilogram (kg) dan 484 butir pil ekstasi di Kota Bertuah. Dua orang tersangka berhasil diamankan, satu di antaranya seorang perempuan.
Kabid Pemberantasan BNNP Riau Kombes Pol Berliando dikonfirmasi membenarkannya. Dikatakannya, pengungkapan itu dilakukan di salah satu hotel di Pekanbaru, Sabtu (26/9).
"Tersangka yang diamankan berinisial SP alias Sukma (29) dan VIS alias Ines (24)," ungkap Berliando, Selasa (29/9).
Dari tangan tersangka, lanjut perwira berpangkat tiga bunga melati, pihaknya menyita barang bukti berupa tujuh bungkus plastik bening berisikan sabu dan satu bungkus plastik ukuran sedang berisikan ratusan butir pil ekstasi. Saat ini, disampaikannya, tersangka masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
"Barang buktinya sabu sekitar 1 kg dan pil ekstasi sebanyak 484 butir. Menurut pengakuan tersangka, dia menjemput sabu ke Pekanbaru atas perintah WO yang berada di Lapas Pekanbaru," kata mantan Kabid Humas Polda Kalimantan Utara (Kaltara).
Berliando menambahkan, tersangka sudah tiga kali menjemput sabu ke Kota Bertuah untuk dibawa ke Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Yang pertama, berhasil membawa 1 kg sabu dan 500 butir pil ekstasi pada bulan Juli lalu. Kedua, 1 kg sabu dan 700 butir ekstasi pada, Ahad (13/9).
"Yang ketiga mereka berhasil kami gagalkan. Dari hasil kerjanya tersangka mendapat upah Rp45 juta," jelas Kabid Pemberantasan BNNP Riau.
Laporan: Riri Radam (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…