Categories: Riau

Angka Covid-19 Meroket, Pemprov Dinilai Lalai, M Adil: Kalau Gubernur Tak Mampu ya Ngomong

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Anggota Komisi V DPRD Riau Muhammad Adil yang membidangi persoalan kesehatan mengaku kecewa dengan kinerja Gubernur Riau dalam menangani penyebaran Covid-19. Sebab, sejak sebulan lalu kasus positif Covid-19 terus bertambah signifikan. Bahkan wakil rakyat asal Kabupaten Kepulauan Meranti itu menilai kepala daerah lalai dalam bertindak.

"Kalau saya melihat ini lalai. Kalau tidak mampu Pak Gubernur harus ngomong. Tinggal bilang ke DPRD. Nanti kita paripurna kan, kan gitu? Jadi clear dia. Kalau tak sanggup ngomong dari sekarang. Jangan nanti baru di sebut-sebut," ujar Adil kepada Riaupos.co, Rabu (29/7/2020).

Kekecewaan Adil memang bukan tanpa dasar. Pasalnya, selain pertambahan kasus positif Covid-19 yang meroket, baru-baru ini juga sudah ada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Riau yang positif Covid-19. Namun Gubri baru akan melakukan tes masal terhadap ASN pada 5 Agustus 2020 mendatang 

"lya, pak gubernur memang dari dulu tipenya begitu. Sebetulnya begitu tau, masa dia baru ngomong sekarang, kan harusnya dipantau terus. Mengurusi rakyat itu harus tau menit per menit. Seorang pemimpin harus kek gitu jangan nunggu banyak positif. Udah tau banyak, tunda pulak lagi (tes masal,red)," pungkasnya.

Menurut dia, gubernur sebagai pemimpin tertinggi di Bumi Lancang Kuning bisa mengambil sikap cepat tanggap dan tepat sasaran. Sehingga masyarakat merasa betul-betul di pimpin. Bahkan ia memperingatkan, jangan sampai seluruh masyarakat terjangkit baru ada tindakan nyata dari pemerintah daerah.

"Kan bahaya tu. Nanti ketular semua. Nanti rakyat Riau semua Covid-19 kan bahaya. Gubernurnya harus periksa Covid-19 dulu. Gubernurnya, wakilnya, sekdanya. Dia dulu harus periksa dulu. Kek gitu," tuntasnya.

Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar saat ditanyakan terkait beragam kritikan terhadap Pemprov Riau dalam penangangan Covid-19 di Riau, menegaskan pihaknya sudah bekerja keras menangani persoalan global ini.

"Yang jelas kita bekerja. Kalau hanya menyalahkan kan bisa saja," singkatnya.

Selengkapnya baca di koran Riau Pos edisi Kamis (30/7/2020).

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Disdik Tetapkan Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah

Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…

7 jam ago

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…

1 hari ago

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

3 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

3 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

3 hari ago