Categories: Riau

Bupati Apresiasi Eksistensi Suku Banjar

(RIAUPOS.CO) — Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengapresiasi eksistensi masyarakat suku banjar, karena telah cukup banyak berkontribusi terhadap pembangunan di daerah itu.

“Kemajuan pembangunan tidak terlepas dari peran dan sumbangsih suku Banjar yang ada di sini,” ungkap Bupati Inhil HM Wardan dalam sambutannya saat halalbihalal yang  diselenggarakan Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Inhil, akhir pekan kemarin.

Halalbihalal yang juga dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Sahbirin Noor dan Istri Hj Raudatul Jannah juga dihadiri Danrem 101/Antasari Kolonel Inf Mohammad Syech Ismed.

Menurut Bupati, sudah banyak sumbangsih dari warga Suku Banjar dalam pelaksanaan pembangunan. Selama perjalanan pembangunan hampir pada seluruh sektor tidak terlepas dari peran aktif serta Suku Banjar.

Besarnya sumbangsih tersebut, juga berbanding lurus dengan besarnya jumlah masyarakat Suku Banjar yang ada Kabupaten Inhil. Seperti di Kecamatan Tembilahan, terdapat 48 persen warga Suku Banjar atau hampir separuh dari total keseluruhan masyarakat yang ada di sana.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan, kedatangan Gubernur Kalimantan Selatan ke Kabupaten Inhil merupakan bagian dari upaya untuk mempererat hubungan masyarakat Kabupaten Inhil, khususnya masyarakat Suku Banjar dengan keluarga besar Banjar di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengungkapkan, bahwa dirinya memiliki ikatan batin yang kuat dengan masyarakat Kabupaten Inhil, terutama Suku Banjar. Dia mengaku Inhil seperti kampung halaman sendiri. 

“Datang ke Kabupaten Inhil sama rasanya seperti pulang kampung,” tegas Sahbirin Noor.

Ditambahkannya, masyarakat Suku Banjar merupakan masyarakat yang damai dan rukun. Karena masyarakat Suku Banjar senantiasa memegang teguh semboyan Di Mana Bumi Pijak di Situ Langit Dijunjung.

“Semboyan inilah yang membuat Suku Banjar menjadi suku yang rukun dan damai,” paparnya.

Terdapat banyak sekali peristiwa sejarah Suku Banjar yang sekilas diceritakan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor. Salah satu adalah mengenai banyaknya ulama Suku Banjar yang turut mensyiarkan Islam dan terlibat langsung dalam upaya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

23 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

23 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago