Categories: Riau

Sang Ratu Helmina Pertahankan Gelar

(RIAUPOS.CO) — Jalur Sang Ratu Helmina dari Desa Koto Kombu, Kecamatan Hulu Kuantan berhasil mempertahankan gelar juara yang diraih tahun lalu. Mereka menumbangkan jalur Delima Indah Permata Kuantan dari Desa Saik, Kecamatan Kuantan Mudik, di partai final pada pacu jalur rayon III di Tepian Pantai, Lubuk Terentang, Kecamatan Gunung Toar, Sabtu (27/7).

Jalur Sang Ratu Helmina pernah meraih juara I rayon III yang diselenggarakan di Tepian Saidina Ali, Kecamatan Kuantan Mudik pada 2018. 

Sebelumnya, di semifinal saling berhadapan dua jalur unggulan dari Kecamatan Hulu Kuantan yaitu jalur Sang Ratu Helmina dan Palimo Olang Putie dari Sungai Alah. Sedangkan Siligi Biso Pulau Kiambang BPKAD Kuansing berhadapan dengan jalur Delima Indah Permata Kuantan dari Saik.

Dari hasil tersebut, maka Sang Ratu Helmina keluar sebagai juara. Disusul Jalur Delima Indah sebagai peringkat II, jalur Siligi Biso Pulau Kiambang BPKAD peringkat III dan jalur Palimo Olang Putie harus puas diperingkat IV karena mundur dengan hormat saat akan berhadapan dengan Siligi Biso.

Dan untuk peringkat V ditempati jalur Putri Ayu, peringkat VI adalah jalur Kahulu Jantan, peringkat VII Tuah Koghi Dubalang Ghajo, peringkat VIII jalur Ratu Sialang, peringkat IX jalur Giring-Giring Rimbo dan peringkat X adalah jalur Koghi Pusako dari Desa Banjar Guntung.

Ketua Panitia Rayon III Kecamatan Gunung Toar, Sardiyono AMd mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan jalur-jalur yang sudah berpartisipasi. 

“Kalau ada gesekan antara anak pacu, itu hal yang biasa. Mereka sama-sama capek mendayung jalur demi daerahnya masing-masing. Yang terpenting adalah gesekan tersebut tidak menimbulkan efek di kemudian hari atau membuat perhelatan ini menjadi terhenti,” kata Sardiyono.

Hal yang sama disampaikan Camat Gunung Toar, Deflides Gusni SP MSi saat menutup lomba, Sabtu (27/7) sore. Menurut Deflides, pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia dan masyarakat Gunung Toar yang telah bekerja keras untuk suksesnya perhelatan pacu jalur tersebut. 

“Ini adalah perhelatan rutin pemerintah Kabupaten Kuansing setiap tahun. Maka dengan itu, kita harus sama-sama menjaga agar budaya masyarakat Kuantan Singingi ini tidak tercoreng oleh hal-hal yang kecil. Sehingga budaya ini bisa kita lestarikan setiap tahun,” ujar Deflides.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

1 hari ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

1 hari ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

1 hari ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

1 hari ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

1 hari ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

2 hari ago