Categories: Riau

Riau Terima SK Embarkasi Haji Antara

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Provinsi Riau pada musim haji tahun ini kembali menerima Surat Keputusan (SK) Embarkasi Haji Antara (EHA) untuk kedua kalinya.

Hal tersebut diketahui setelah keluarnya SK Menteri Agama Nomor 393 tahun 2020  menetapkan bahwa Bandara Sultan Syarif Kasim II Riau sebagai Bandara EHA tahun 1441 Hijriah atau 2020 Masehi.

Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Riau Ahmad Syah Harrofie mengatakan, dengan adanya SK penetapan EHA tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bertanggung jawab terhadap pelayanan pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji Provinsi Riau dari Bandara Embarkasi Haji Antara Riau ke bandara embarkasi dan debarkasi haji Batam.

“SK penetapan EHA ini untuk kedua kalinya kita dapatkan, setelah pada musim haji tahun lalu Riau dapat EHA. Selain Riau, beberapa daerah lain seperti Lampung, Gorontalo, Bengkulu, Jambi dan Kepulauan Bangka Belitung juga mendapatkan SK yang sama,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan kembali ditetapkannya Riau sebagai EHA, maka hal tersebut dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi dan kemudahan layanan transportasi udara bagi calon jamaah haji Provinsi Riau saat penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Nantinya para calon jamaah haji asal Riau tidak perlu lagi menginap di Batam, karena seluruh proses pemeriksaan dokumen sudah dilakukan di Riau,” ujarnya.

Ahmad Syah juga menuturkan, pelaksanaan pemberangkatan calon jamaah haji di Bandara Embarkasi Haji Antara harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan keputusan yang telah ditetapkan oleh Menteri Agama.

“Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan yaitu tanggal 09 April 2020,” ujarnya.

Sebelum mendapatkan SK penetapan EHA, demikian Ahmad Syah, pihaknya juga terus melakukan perbaikan di Asrama Haji Riau.

Perbaikan di Asrama Haji Riau yang berada di Jalan Mekar Sari, Kota Pekanbaru tersebut, difokuskan pada sistem pengairan dan penerapan yang sempat dikeluhkan jamaah haji tahun lalu.

“Jamaah haji tahun lalu ada yang mengeluh, air tidak lancar, saluran air ada juga yang mampet. Kemudian lampu-lampu penerangan juga kurang, jadi itu yang diperbaiki,” katanya.

Selain memperbaiki dua hal tersebut, lanjut Ahmad Syah, pihaknya juga sudah menambahkan beberapa pengeras suara di asrama tersebut. Pasalnya, jika ada pengumuman yang bersifat penting dan para calon jamaah haji tidak berada di ruang kamar, maka masih bisa mendengar.

“Pengeras suara juga sudah ditambah, seperti diletakkan di kantin, dekat taman dan lokasi yang belum ada. Tujuannya agar semua jamaah mendengar jika ada pengumuman penting,” sebutnya.(sol)  

 

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

GPM HUT TNI AU Disambut Antusias, Warga Berburu Sembako Murah

Warga Pekanbaru antusias berburu sembako murah di GPM HUT TNI AU ke-80. Ribuan paket bantuan…

3 jam ago

Lansia Bakar Ban di Tengah Kota Pekanbaru, Protes Tak Terima Bansos Sejak 2019

Seorang lansia di Pekanbaru bakar ban di Jalan Sudirman sebagai protes tak lagi menerima bansos…

4 jam ago

Hujan Sebentar, Jalan Langsung Tergenang! Drainase Pekanbaru Jadi Sorotan

Hujan kembali picu banjir di Pekanbaru. DPRD desak perbaikan drainase menyeluruh usai insiden warga terseret…

4 jam ago

Seleksi Paskibraka Inhil 2026 Dimulai, 110 Pelajar Adu Fisik, Mental, dan Karakter

Seleksi Paskibraka Inhil 2026 resmi dimulai dengan 110 peserta. Penilaian meliputi fisik, mental, dan karakter…

8 jam ago

187 Jemaah Kuansing Siap ke Tanah Suci, Ini Lokasi Hotel Dekat Masjid Nabawi

Sebanyak 187 JCH Kuansing berangkat 30 April 2026. Hotel di Madinah hanya 30 meter dari…

1 hari ago

Dari Demo ke Penggerebekan, Dugaan Peredaran Narkoba di Panipahan Terkuak

Aksi warga di Panipahan berujung perusakan rumah dan temuan diduga sabu. Polisi selidiki kasus, Polda…

1 hari ago