Personel Skadron 31 TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin melakukan persiapan di darat sebelum melakukan penyemaian Natrium Klorida (NaCl) di wilayah Riau, Sabtu (28/9/2019). (HELFIZON/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Titik api (hot spot) di Riau masih terpantau di beberapa tempat. Namun, Komandan Satuan Tugas Kebakaran Hutan Lahan (Satgas Karhulta) di wilayah Sumatera dan Kalimantan Marsekal Pertama TNI Basuki Rahmat mengatakan bahwa hot spot di Riau sudah jauh berkurang karena turunnya hujan dan juga upaya keras semua pihak di lapangan yang melakukan pemadaman dengan teknologi modifikasi cuaca atau hujan buatan.
Hal ini diungkapkannya usai penerbangan Satgas Karhutla dalam upaya melakukan penyemaian hujan buatan di wilayah Riau dan perbatasan dengan Jambi di Lanud Roesmin Nurjadin, Sabtu (28/9).
"Saat ini di Riau sekitar 27 hot spot terpantau dan itu tidak dibiarkan, tapi terus dilakukan upaya pemadaman baik lewat Satgas Karhutla darat maupun udara," ujarnya.
Menanggapi apa antisipasi ke depan agar kabut asap jangan sampai terulang lagi pascahujan, Basuki Rahmat mengatakan ke depan akan dilakukan evaluasi dini agar hal yang sama tak terulang.
"Ya mungkin satu atau dua bulan sebelum kemarau sudah berkoordinasi dengan pihak terkait melakukan upaya-upaya prefentif," ujarnya.
>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.
Laporan : Tim Riau Pos
Editor : Rinaldi
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…
Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…