Categories: Riau

Anggota Menteri Susi Akan Patroli Gabungan di Perairan Meranti

MERANTI (RIAUPOS.CO) — Tiga stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) dalam waktu dekat akan patroli dalam melindungi keberadaan ikan trubuk di wilayah Kepulauan Meranti. 

Tiga stasiun binaan Kementerian Kelautan yang dipimpin oleh Susi Pudjiastuti tersebut, melingkupi PSDKP wilayah kerja Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Siak. 

Seperti dibeberkan Perwakilan PSDKP Kepulauan Meranti, M Karafi kepada Riau Pos, Selasa (27/8) siang, patroli yang akan dilaksanakan menindaklanjuti perintah Kepmenkp Nomor 43/2016 tentang Tenualosa. 

“Itu tugas kita sebagaimana yang tetuang pada Kepmen tentang perlindungan terbatas ikan terubuk (Tenualosa),” ungkapnya. 

Patroli masa efektif menurut Karafi jatuh pada waktu larangan yang bertepatan pada bulan gelap. Dijelaskannya bulan gelap tersebut berkisar pada Agustus sampai dengan November mendatang. 

“Terubuk atau Tenualosa ini termasuk jenis ikan yang dilindungi. Itu juga ditentukan karena patroli itu dijadwalkan ketika masuk pada waktu bulan gelap saat ikan trubuk sedang melakukan pemijahan,” ujarnya. 

Terlebih menurutnya, perairan Kabupaten Kepulauan Meranti telah ditetapkan sebagai salah satu perairan konservasi ikan terubuk. 

“Di Riau ada tiga kabupaten yang ditetapkan sebagai wilayah konservasi ikan terubuk. Selain Meranti dan Siak, juga ada Bengkalis,” ujarnya.

Dalam menerapkan sanksi kepada yang kedapatan melakukan pelanggaran, ia mengaku masih masih dalam pembahasan internal. Langkah itu menyikapi pengalaman sebelumnya, yakni pelanggar kebanyakan adalah nelayan biasa menangkap ikan itu untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari. 

Menyikapi persoalan tersebut, ke depan tidak melolak kemungkinan akan ada tindakan tegas dari pihaknya kepada pelanggar. “Minimal sanksi dilakukan bisa menjadi efek jera. Tapi langkah itu masih dibahas,” ungkapnya.

Anggota Menteri Susi Akan Patroli 
Gabungan di Perairan Meranti
MERANTI (RIAUPOS.CO) – Tiga stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) dalam waktu dekat akan patroli dalam melindungi keberadaan ikan trubuk di wilayah Kepulauan Meranti. 

Tiga stasiun binaan Kementerian Kelautan yang dipimpin oleh Susi Pudjiastuti tersebut, melingkupi PSDKP wilayah kerja Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Siak. 

Seperti dibeberkan Perwakilan PSDKP Kepulauan Meranti, M Karafi kepada Riau Pos, Selasa (27/8) siang, patroli yang akan dilaksanakan menindaklanjuti perintah Kepmenkp Nomor 43/2016 tentang Tenualosa. 

“Itu tugas kita sebagaimana yang tetuang pada Kepmen tentang perlindungan terbatas ikan terubuk (Tenualosa),” ungkapnya. 

Patroli masa efektif menurut Karafi jatuh pada waktu larangan yang bertepatan pada bulan gelap. Dijelaskannya bulan gelap tersebut berkisar pada Agustus sampai dengan November mendatang. 

“Terubuk atau Tenualosa ini termasuk jenis ikan yang dilindungi. Itu juga ditentukan karena patroli itu dijadwalkan ketika masuk pada waktu bulan gelap saat ikan trubuk sedang melakukan pemijahan,” ujarnya. 

Terlebih menurutnya, perairan Kabupaten Kepulauan Meranti telah ditetapkan sebagai salah satu perairan konservasi ikan terubuk. 

“Di Riau ada tiga kabupaten yang ditetapkan sebagai wilayah konservasi ikan terubuk. Selain Meranti dan Siak, juga ada Bengkalis,” ujarnya.

Dalam menerapkan sanksi kepada yang kedapatan melakukan pelanggaran, ia mengaku masih masih dalam pembahasan internal. Langkah itu menyikapi pengalaman sebelumnya, yakni pelanggar kebanyakan adalah nelayan biasa menangkap ikan itu untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari. 

Menyikapi persoalan tersebut, ke depan tidak melolak kemungkinan akan ada tindakan tegas dari pihaknya kepada pelanggar. “Minimal sanksi dilakukan bisa menjadi efek jera. Tapi langkah itu masih dibahas,” ungkapnya.(*4)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

10 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

10 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

3 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago