Categories: Riau

Truk ODOL Jadi Penyebab Rusaknya Jalan di RiauÂ

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kondisi jalan provinsi yang ada di kabupaten/kota di Riau banyak mengalami kerusakan. Rusaknya jalan yang menjadi kewenangan provinsi Riau tersebut disinyalir akibat banyaknya truk Over Dimensi Over Load (O­DOL) yang masih banyak melintas. 

Gubernur Riau Drs H Syamsuar mengatakan, dalam peninjauannya di beberapa ruas jalan provinsi beberapa waktu lalu, terdapat kerusakan jalan provinsi di Kabupaten di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Siak, Kota Dumai dan Pekanbaru.  

"Jadi beberapa ruas jalan yang rusak ini tahun ini kita perbaiki, dan beberapa kegiatan sudah tender. Karena itu kami minta pekerjaannya dipercepat," katanya. 

Selain beberapa daerah itu, lanjut gubernur, pihaknya juga akan meninjau ruas jalan provinsi di kabupaten/kota lainnya yang menjadi prioritas Pemprov Riau untuk diperbaiki tahun ini.  

"Dengan begitu kita ha­rapkan kerusakan jalan nan­tinya tidak mengganggu arus lalu lintas," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, kerusakan jalan provinsi ini disebabkan banyaknya truk ODOL yang tak sesuai dengan kekuatan jalan. Untuk itu, diharapkan masyarakat dapat sama-sama menjaga jalan jika telah diperbaiki.  

"Kami menyadari kerusakan jalan ini akibat banyaknya kendaraan over kapasitas. Karena itu harus segera dilakukan tindakan," sebutnya.

Terkait truk ODOL tersebut, tim gabungan dari Dinas Perhubungan provinsi Riau, POM TNI AD, Ditlantas Polda Riau dan Korwas PPNS Ditreskrimsus Polda Riau sudah melakukan razia pada empat jalan lintas di Riau. Dimana ada 560 kendaraan yang terjaring razia.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Andi Yanto mengatakan, razia tersebut dilakukan di empat jalan lintas di Riau yakni lintas Barat, Timur, Utara dan Selatan.

"Razia bersama tim gabungan tersebut dilaksanakan mulai 5 April hingga 23 Juli 2021 atau selama empat bulan. Total ada 560 kendaraan yang terjaring razia," katanya.

Dari ratusan kendaraan yang ditilang tersebut didominasi kendaraan atau truk  ODOL. Kemudian ada juga yang melakukan pelanggaran berupa tidak melengkapi surat keterangan uji berkala dan tanda lulus uji berkala. 

"Ada juga yang melakukan pelanggaran rambu-rambu lalulintas dan tidak memenuhi persyaratan laik jalan, seperti ban yang sudah aus," ujarnya.

Ditegaskan pihaknya, bahwa kendaraan yang terjaring razia ODOL tersebut diberi waktu untuk melakukan normalisasi kendaraannya tahun ini juga. Jika tidak, maka untuk tahun depan tanda pengecekan kendaraan layak jalan atau KIR tidak akan diterbitkan.

"Batasnya tahun ini juga harus dinormalisasi, kalau tidak maka KIR nya tidak akan diterbitkan," tegasnya. (gem)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

24 jam ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

24 jam ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

2 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

3 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

3 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

3 hari ago