Categories: Riau

Bebaskan Bumi Palestina, ACT Luncurkan KKIPP

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bantu pembebasan Palestina, Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina (KKIPP), Kamis (27/5).

Pjs Kepala Cabang ACT Riau  Wahyu Fitra Suryanda mengungkapkan, KKIPP adalah langkah konkret yang serius sebagai upaya-upaya lain dari gerakan sosial kemanusian (civil society) sebagai wujud ikhtiar dalam membantu pembebasan Palestina yang dijajah oleh Israel.

"Semoga gerakan pembebasan Palestina ini bisa terwujud. Adapun KKIPP ini diinisiasi oleh ACT, dan hari ini juga berlangsung peluncuran di cabang-cabang ACT di kota lainnya," kata Wahyu.

Dalam agenda ini, turut hadir Humas Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Provinsi Riau Ustaz Muhammad Yunus Lubis Lc Ma, dan Ketua Harian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau Zulhusni Domo.

Zulhusni mengatakan, membicarakan masalah Palestina adalah berbicara tentang masalah Indonesia. Di awal Indonesia Merdeka, Palestina adalah satu dari negara-negara Arab yang mendukung kemerdekaan Indonesia. "Yang pertama mendukung kita kemarin bukan Eropa, Cina, Amerika, tapi negara-negara Arab seperti Mesir dan Palestina," jelasnya.

Oleh karena itu, sebagai seroang muslim dan Bangsa Indonesia, sudah sewajarnya turut bersimpati terhadap Palestina yang memperjuangkan kemerdekaannya saat ini, dengan memanjatkan doa, dan menyumbangkan sebagian harta untuk Palestina.

"Mari kita berikan bantuan ke Palestina melalui lembaga kemanusiaan terpercaya seperti ACT. Pertama doa, dan kedua bantuan. Kita belum bisa jihad langsung ke Palestina, tapi kita bisa berjihad melalui harta, tulisan, dan lainnya. Akan sangat disayangkan jika ada oknum yang menyatakan bahwa urusan Palestina tidak ada urusannya untuk Indonesia, nauzubilah," tukasnya.

Sementara itu, Humas Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Provinsi Riau Ustaz Muhammad Yunus Lubis Lc Ma mengatakan sangat mendukung dengan kehadiran KKIPP. Menurutnya baik umat Islam maupun lintas agama untuk saling bersinergi dalam membantu Palestina, dengan memberikan dukungan baik moral maupun moril.

"Dengan demikian, apa yang mereka rasakan, secara tidak langsung bisa kira rasakan. Melalui media-media yang sudah menayangkan langsung dari Palestina, yang tak kalah penting adalah, teman-teman media juga harus memberikan informasi suguhan mengedukasi sehingga terus di-update," ujarnya.

Menurut Yunus, hal tersebut akan menambah semgat bagi generasi saat ini, dan paham akan sejarah.

Laporan: Mujawaroh Annafi
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

2 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

2 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

2 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

2 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

2 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

3 hari ago