agung-nugroho-konversi-brk-harus-murni-syariah-jangan-setengah-setengah
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Rencana konversi Bank Riau Kepri (BRK) dari konvensional menjadi syariah mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Termasuk unsur pimpinan DPRD Riau. Hal tersebut dinilai merupakan langkah maju untuk mendukung ketahanan ekonomi pada masa pandemi saat ini.
Hal itu sebagaimana disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho kepada Riaupos.co, Kamis (28/1/2021). Kata dia, untuk proses konversi saat ini masih menunggu pembahasan oleh Pansus DPRD Riau.
"Sejak beberapa waktu lalu, sudah banyak Bank swasta, BUMN maupun milik daerah merubah aliran menjadi syariah. Sekarang ini kita lihat justru yang sudah beralih itu mampu bertahan dan semakin kuat pada krisis saat ini," ujar Agung.
Dikarenakan sistem syariah menyajikan keuntungan yang setara antara nasabah dengan pihak Bank. Sehingga penerapan sistem syariah menjadi salah satu pilihan yang baik, bagi nasabah biasa hingga investor. Namun begitu, dia juga berpesan kepada pihak BRK agar penerapan syariah pada sistem perbankan yang bakal dijalani harus murni dan tidak setengah-tengah.
"Nah ini kan nanti tinggal penerapan. Dari DPRD sudah didukung dengan perubahan peraturan daerah. Maka saya minta nanti penerapannya nanti harus murni syariah. Supaya bagi nasabah yang muslim benar-benar merasa terbebas dari riba," pesannya.
Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…