Categories: Riau

Bayar Pajak Kendaraan Gunakan Sistem Drive Thru

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Untuk memudahkan masyarakat dalam membayar kewajibannya membayar pajak kendaraan bermotor. Tahun ini pihak Badan pendapatan daerah (Bapenda) akan membuat pelayanan pembayaran pajak dengan sistem drive thru atau membayar pajak tidak harus turun dari kendaraan.

Kepala Bapenda Riau Herman mengatakan, selain akan membuat layanan pembayaran pajak dengan sistem drive thru pihaknya juga akan mulai memberlakukan sistem pembayaran pajak secara online. Hal tersebut dilakukan juga untuk menghindari kerumunan massa di saat pandemi Covid-19.

"Dengan dua sistem ter­sebut, wajib pajak akan diberikan kemudahan dalam membayar pajak. Seperti drive thru, masyarakat yang mau membayar pajak tak perlu lagi turun dari kendaraan. Begitu juga dengan aplikasi pembayaran pajak, masyarakat bisa membayar pajak di mana saja melalui aplikasi secara online," kata Herman.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk pembayaran pajak secara drive thru, antrian kendaraan akan dibuatkan aturannya. Sehingga tidak akan menimbulkan kemacetan dan nantinya ada

pembatasan.

"Bisa saja nanti kita buat pembatasannya melalui cc kendaraan. Seperti kendaraan yang cc nya di atas 2.000 yang bisa menggunakan sistem drive thru ini," ujar Herman.

Sedangkan untuk aplikasi, pihaknya akan mengupayakan tahun ini aplikasi membayar pajak sudah bisa diunduh oleh wajib pajak di Riau. Dengan adanya aplikasi ini sangat memudahkan wajib pajak bisa melakukan pembayaran di mana saja secara online.

"Kami akan usahakan pembayaran pajak tidak lagi secaa konvensional atau manual, melainkan secara online dengan menggunakan aplikasi. Dengan demikian, membayar pajak bisa dilakukan dimana saja selagi terdapat jaringan internet dan memiliki smartphone," sebut Herman.

Dengan adanya kedua terobosan tersebut, dia berharap wajib pajak menjadi lebih bersemangat membayar pajak. Karena tahun ini pihaknya menargetkan untuk pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor meningkat dibandingkan tahun lalu.

"Tahun ini kita targetkan sudah bisa dijalankan kedua sistem tersebut. Dengan dua terobosan itu, diharapkan penerimaan daerah dari pejak kendaraan bermotor bisa meningkat sesuai target," harapnya.(sol)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

2 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

2 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

2 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

2 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

2 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

2 hari ago