Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution. (DOK RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution mengatakan, penegakan hukum kasus karhutla diharapkan tidak ada yang penanganan perkaranya dihentikan dengan menerbitkan surat pemberitahuan penghentian penyidikan (SP-3).
"Police line yang sudah ada jangan di-SP3-kan," sebut Edy saat memberikan tanggapan dalam acara Coffe Morning di Hotel Pengeran bersama Forkompimda dan rektor universitas se-Pekanbaru.
Selain itu, Edy juga menepis anggapan Pemprov Riau dinilai kurang tanggap dan lambat terhadap karhutla. Menurutnya, Satgas Karhuta Riau sangat serius dalam memberikan perhatian dan penanganan permasalahan ini.
"Jika penanganan ada kekurangan, tentu kami tidak akan tutup mata. Kami akan perbaiki. Untuk diketahui, pasukan yang saat ini tersebar di lokasi lokasi karhutla lebih dari 6.000 orang. Diikuti oleh Satgas Udara sebanyak 5 pesawat Water Bombing, 2 pesawat untuk merakayasa hujan," imbuhnya.
Sementara itu, Dirjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) saat ini telah menyegel 8 lahan milik korporasi yang tebakar di Riau dan akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan status perusahaan tersebut
"Ada 8 perusahaan yang disegel di Riau," ujar Direktur Penegakan Hukum Pidana KLHK, Yazid Nurhuda, Rabu (25/9).
Ia menuturkan, kedelapan perusahaan itu di antaranya adalah PT THIP, PT TKWL, PT SRL, PT GSM, PT AP, PT TI dan PT GH.(sol/amn)
>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.
Editor : Rinaldi
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…
Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…