Tim Opsnal Ditreskrimsus Polda Riau saat mengamankan pelaku beserta barang bukti hasil illegal loging, Selasa (23/7/2024). (Ditreskrimsus Polda Riau untuk riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus menangkap pelaku pembawa 13 batang kayu bulat ilegal. Ada 4 truk yang diamankan oleh petugas.
Satu sopir bernama AMD (36) berhasil diamankan. Sisanya sebanyak 3 orang sopir dan 1 pemilik kayu berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Nasriadi mengatakan, kayu hasil perambahan hutan ini diamankan di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Selasa (23/7) malam.
Penangkapan berawal dari informasi yang diperoleh Kepolisian perihal adanya aktivitas mengangkut, menguasai, atau memiliki hasil hutan kayu yang tidak dilengkapi secara bersama surat keterangan sahnya hasil hutan.
“Kemudian kami melakukan penyelidikan terkait informasi yang didapat tersebut. Tepatnya pada hari Selasa (23/7) kami menemukan adanya kegiatan dimaksud,” sebut Kombes Nasriadi, Kamis (25/7).
Kayu tersebut diangkut dengan 4 truk colt diesel di Jembatan Sei Paku, Jalan Lipat Kain, Desa Lipat Kain Utara, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Saat diamankan, hanya ada satu orang sopir bernama AMD di lokasi.
“Pelaku satu orang langsung kami amankan. Dari hasil penyelidikan, diketahui ada beberapa pelaku lainnya yang saat ini masuk DPO dan sedang kami buru. Mereka terdiri dari 3 orang sopir dan 1 pemilik kayu,” terang Kombes Nasriadi.
Pelaku, sambung dia, dijerat dengan Pasal 83 ayat (1) huruf b Jo Pasal 88 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
Sebagaimana telah diubah dengan Pasal 37 angka 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.
“Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp500 juta dan paling banyak Rp2,5 miliar,” pungkasnya.(nda/kom)
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…
Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…
Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…
DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…
Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…