kedepankan-ikhlas-mengaji-aisyah-juara-mtq-internasional-di-qatar
PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Aisyah Nur Ramadhani, remaja 13 tahun asal Riau berhasil meraih juaraI Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional. Siswi MTsN 1 Pekanbaru ini dipastikan menjadi yang terbaik pada ajang Musabaqah Internasional Tijan Annour Qatar 2022 itu pada Kamis (24/2).
Hanya satu kata yang menjadi jawaban Milasari ketika ditanya apa hasil dari Musabaqah Internasional Tijan Annour Qatar 2022 yang diikuti Aisyah sejak Desember 2021 lalu itu. Alhamdulilah. Ketika ditanya lagi hasilnya, mama Aisyah ini tetap menjawab dengan kata alhamdulillah.
"Juara 1,’’ jawabnya singkat ketika ditanya posisi terakhir Aisyah pada final Musabaqah Internasional Tijan Annour Qatar 2022 itu.
Musabaqah Internasional Tijan Annour Qatar sendiri merupakan ajang MTQ bergengsi yang diikuti oleh sejumlah negara penghasil qori dan qoriah terbaik di dunia. Selain Indonesia, juga diikuti oleh para qori dan qoriah dari Malaysia, Pakistan, Singapura, Mesir, Libya dan beberapa negara lainnya.
Tidak mudah mencapai puncak. Bahkan untuk lolos ke final saja, Aisyah harus melewati dua kali semifinal sebelum dipastikan tampil pada putaran akhir pada Kamis (24/2). Musabaqah itu sendiri tayang di TV Qatar. Apalagi ajang tersebut merupakan pengalaman pertama bagi anak semata wayang pasangan Susandri-Milasari ini bersaing di level internasional.
Milasari menyebutkan, tidak ada rahasia khusus mengapa anaknya bisa memenangi ajang tersebut. Hanya saja, Aisyah tidak pernah diberikan target, apalagi beban ketika akan bertanding. Milasari dan Susandri meminta anaknya fokus saja mengaji ikhlas karena Allah dan tidak memikirkan apapun hasilnya setelah lomba.
"Kami sebagai orang tua setiap Aisyah mau tampil, cuma minta dia baca Quran dengan ikhlas. Ikhlas mengaji, jangan harapkan apa-apa. Juara itu kuasa Allah, Allah yang tentukan. Kalau juara, itu bonus, yang penting Aisyah baca Quran ikhlas jangan sampai bacaan salah,’’ kata Milasari.
Milasari menyebutkan, dirinya dan suami memang tidak pernah mengharuskan anaknya juara. Tapi selalu menanamkan bahwa setiap tampil, harus berusaha menampilkan yang terbaik. Yang terpenting, dirinya mengulang, harus ikhlas apapun hasilnya. Hasilnya memang mujur. Aisyah langganan juara MTQ. Mulai dari tingkat kelurahan hingga nasional. Bahkan kemarin, Aisyah berhasil menjadi juara internasional di usia masih 13 tahun. Namun Milasari tidak menampik bahwa anaknya memang berbakat. Hal itu bisa dilihat ketika masih berusia 3,5 tahun Aisyah sudah mulai belajar iqro.(end)
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…
Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…
Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…