PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Satu unit mobil minibus berwarna silver tampak rusak berat akibat banting stir dan menabrak pembatas jalan di ruas KM 89 Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) yang berada di kawasan Kabupaten Bengkalis, Kamis (24/12/2020) pukul 16.00 WIB.
Kecelakaan tunggal tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun jalanan bebas hambatan tersebut tampak macet usai insiden itu. Diduga kecelakaan tersebut diakibatkan oleh supir yang mengantuk.
Kepala Bagian Operasional Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPJT) Pekanbaru-Dumai, Muhammad Fitriandri mengatakan bahwa dari insiden itu nihil korban jiwa, sang supir berhasil selamat usai peristiwa tersebut.
“Supirnya mengantuk, lalu oleng ke tepian guard rail dan banting stir ke kanan, kemudian menabrak lagi barrier beton tengah jalan,” kata Andri.
Diketahui mobil tersebut awalnya melaju dari arah Dumai ke Pekanbaru. Kemudian tepat berada di jembatan layang KM 89.000, minibus yang berisikan hanya satu orang tersebut tak terkendali dan menabrak pembatas jalan.
Andri menjelaskan, petugas OPJT Permai dan pihak kepolisian lalu lintas langsung mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi.
Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Dirlantas Polda Riau, AKBP Irmadison membenarkannya. Pihaknya telah mengecek laka lantas tersebut. Untuk data dan kronologis lengkap insiden itu, pihaknya mengaku akan mendalaminya.
“Saya cek dulu ya,” tuturnya.
Laporan: Panji A Syuhada (Pekanbaru)
Editor: Afiat Ananda
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…
Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…
BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…