Karhutla Terjadi Lagi, Bupati Ingatkan Peran Penghulu
(RIAUPOS.CO) — kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di wilayah Rokan Hilir (Rohil). Berkaitan dengan itu Bupati Rohil H Suyatno AMp meminta jajaran terkait khususnya di lingkungan pemkab Rohil untuk sigap menangani karhutla yang terjadi.
“Barusan tadi (kemarin, red) ada informasi kejadian karhutla lagi di salah satu daerah di Rohil, ini saya minta perhatian serius dari kita semua. Terutama camat, penghulu segera awasi lingkungan atau wilayah yang dipimpinnya,†kata bupati di Gedung Daerah Datuk Batu Hampar, Selasa (23/7).
Jangan sampai kata bupati, di tengah kondisi kering pada saat ini dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab dengan melakukan pembakaran lahan dengan dalih untuk membersihkan secara praktis. Padahal dampak yang ditimbulkan sangat luar biasa.
“Makanya saya mengingatkan terutama datuk penghulu awasi setiap adanya potensi karhutla. Sudah sering saya sampaikan dan hari ini (kemarin, red) ternyata diketahui ada lagi karhutla, saya minta itu cepat ditanggulangi,†katanya.
Bupati mengapresiasi peran berbagai pihak yang telah memberikan kontribusi untuk melakukan pemadaman selama ini. Semua pihak saling mendukung jika ada karhutla katanya mulai dari BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), kepolisian, TNI, tokoh setempat dan seterusnya.
“Memang kalau soal karhutla ini kita tidak bisa tinggal diam, semua harus turun tangan untuk melakukan pemadaman,†katanya.(adv)
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…
Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…
Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…